Berita


Prioritaskan Skill Mahasiswa dan Dosen

Salingka Kampus | Jumat, 18/06/2010 00:12 WIB | Widia Rahmita Hakim

 

Ketua Prodi Bahasa Inggris Jurusan Tadris Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol Padang Besral, S.Pd, M. Pd menepis akreditasi yang menjadi masalah mahasiswa, tetapi prioritas prodi pada skill mahasiswa dan tenaga pengajarnya.
”Biarlah masuknya 0 (nol), asalkan keluarnya plus, tapi sebaliknya, saya tidak ingin mahasiswa saya masuk plus tetapi keluarnya 0 (nol).” Ujarnya.
Kata Besral, di diprodi bahasa inggris ini diutamakan tiga pilar unggul, yaitu reading, writing, dan research. “Jika dibandingkan dengan perguruan tinggi lain yang khusus jurusannya bahasa innggris, kurikulum mita memang ada yang tertinggal. Tetapi, sejak tahun 2007 kita telah melakukan revisi terhadap kurikulum yang dianggap tertinggal dari yang lain, sehingga menjadikan 40% program institute dan fakultas serta  60% program jurusan.” ujarnya.
Memang, setiap program studi atau jurusan membutuhkan akreditasi. Begitu juga pada Prodi bahsa inggris di tarbiyah ini. ”Surat operasional untuk akreditasi sudah dikeluarkan sejak tahun 2006. Tetapi, berdasarkan aturan yang berlaku, akreditasi keluar setelah 5 tahun surat operasional. Walupun akreditas prodi belum keluar, kita sudah menyiapkan bahan yang hampir 90% sempurna.” Ungkap pak bes.
Dosen writing berbangga, karena 90 persen tamatan bahasa inggris siap terjuan kelapangan bersama masyarakat dan 50 persen sudah diterima jadi PNS.

Fakultas Tarbiyah--Ketua Prodi Bahasa Inggris Jurusan Tadris Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol Padang Besral, S.Pd, M. Pd menepis akreditasi yang menjadi masalah mahasiswa, tetapi prioritas prodi pada skill mahasiswa dan tenaga pengajarnya.


+ berita selengkapnya

 

Lima Cawagub Belum Pahami Tugas Wakil Kada

Pemilu Kada 2010

Sumatera Barat | Kamis, 17/06/2010 23:28 WIB | Andri El Faruqi

Dalam debat calon wakil gubernur yang diselenggarakan KPU Sumatera Barat dan Padang TV di Taman Budaya Padang Rabu (16/06/2010), St Zaili Asril yang menjadi panelis menilai lima kandidat belum sepenuhnya memahami tugas dan kewenangan yang akan diembannya nanti jika terpilih.
Pendiri Tabloid mahasiswa Suara Kampus ini mengatakan, dalam UU 12 Tahun 2008 tentang perubahan kedua atas UU 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, sudah ditekankan pembagian wewenang kepala daerah dan wakil kepala daerah.
Dalam perubahan pasal 26  (1) disebutkan tugas dan wewenang dari wakil kepala daerah tersebut, di antaranya, pertama membantu kepala daerah dalam menyelenggarakan pemerintahan daerah, kedua, membantu kepala daerah dalam mengkoordinasikan kegiatan instansi vertikal di daerah, menindaklanjuti laporan dan/atau temuan hasil pengawasan aparat pengawasan, melaksanakan pemberdayaan perempuan dan pemuda, serta mengupayakan pengembangan dan pelestarian sosial budaya dan lingkungan hidup, tiga, memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan pemerintahan kabupaten dan kota bagi wakil kepala daerah provinsi.
Keempat, memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan pemerintahan di wilayah kecamatan, kelurahan dan/atau desa bagi wakil kepala daerah kabupaten/kota, kelima, memberikan saran dan pertimbangan kepada kepala daerah dalam penyelenggaraan kegiatan pemerintahan daerah, keenam, melaksanakan tugas dan kewajiban pemerintahan lainnya yang diberikan oleh kepala daerah, ketujuh, melaksanakan tugas dan wewenang kepala daerah apabila kepala daerah berhalangan.
“Sepertinya mereka belum memahami tugas dari wakil kepala daerah tersebut. Padahal dalam amandemen kedua undang-undang nomor 32 tahun 2004 sudah diatur jelas wewenang/tugas dari wakil kepada daerah," kata Zaili Asril Wakil Ketua Ikatan Alumni (ILUNI) IAIN Imam Bonjol Padang.
Ia juga sempat menyentil soal jawaban Cawaagub yang banyak menyatakan mereka akan melakukan reformasi birokrasi. Menurut Zaili, itu bukan wewenang wakil kepala daerah. "Tapi itu tugasnya sekretaris daerah (sekda). Mereka nantinya hanya mengontrol tugas dari sekdra tersebut,” ujarnya.
Dalam debat yang dipandu Dosen Ilmu Komunikasi Unand Yuliandre Darwis ini, lima calon wakil gubernur Sumatera Barat memang mengungkapkan berkomitmen melakukan reformasi birokrasi di Pemprov dan berupaya melakukan pembagian kewenangan antara gubernur dan wakil gubernur.
Selain Zaili Asril, Mantan Pembantu Rektor III IAIN Imam Bonjol Padang Meliarni Rusli juga menjadi panelis di debat ini.(*)

Dalam debat calon wakil gubernur yang diselenggarakan KPU Sumatera Barat dan Padang TV di Taman Budaya Padang Rabu (16/06/2010), St Zaili Asril yang menjadi panelis menilai lima kandidat belum sepenuhnya memahami tugas dan kewenangan yang akan diembannya nanti jika terpilih.


+ berita selengkapnya

 

Rektor Lantik Pgs Dekan Fakultas Tarbiyah

Salingka Kampus | Rabu, 16/06/2010 18:15 WIB | Elfita Yuliani

Fakultas Tarbiyah--Rektor IAIN Imam Bonjol Padang Prof. Dr. H. Sirajuddin Zar, MA melantik Prof. Dr. H. Syafruddin Nurdin, M.Pd sebagai Pgs Dekan Fakultas Tarbiyah, menggantikan Prof. Dr. H. Armen Mukhtar, Rabu (16/06/2010) di Aula Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol Padang.


+ berita selengkapnya

 

Trotoart Kunjungi IAIN IB

Salingka Kampus | Rabu, 16/06/2010 10:18 WIB | Nurhamsi Deswila

Suara Kampus -- “IAIN Imam Bonjol Padang dipandang sebagai kampus yang respect serta tanggap terhadap bencana alam. Sehingga IAIN IB menjadi salah satu tempat pilihan untuk mengadakan kegiatan sosialisasi dan kampanye gempa”, ujar Kiwi ketua Trotoart.


+ berita selengkapnya

 

Suara Kampus FC Kalah 2 Angka

Salingka Kampus | Selasa, 15/06/2010 07:50 WIB | Redaksi

Suara Kampus -- Tim Futsal Suara Kampus gagal melaju ke babak berikutnya setelah kalah dengan skor 5-3. Suara Kampus FC dikalahkan Tim History FC dalam pertadingan futsal yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa Olahraga IAIN Imam Bonjol Padang lewat Pekan Olahraga Mahasiswa (Pormi), Senin (14/06/2010).


+ berita selengkapnya

 

+ Arsip Berita