Berita Sumatera Barat


Refleksi Hari Anti Korupsi

Sumatera Barat | Jumat, 10/12/2010 13:59 WIB | Mimi Permani Suci

Hari anti korupsi disambut dengan berbagai cara oleh seluruh elemen masyarakat. Termasuk didalamnya mahasiswa yang menyampaikan inspirasi pada hari anti korupsi dengan aksi demontrasi dalam rangka menyemarakkan Hari Anti Korupsi yang bertepatan pada Kamis ( 9/12) kemaren.

 

Menyikapi hal ini, Khairul Fahmi selaku ketua Lembaga Badan Hukum ( LBH ) di Sumbar mengatakan bahwa, “Jika koruptornya sudah jelas, dan aparat hukum Negara ini tidak tuntas menagani kasus ini, maka  menjadi tanggung jawab moral bagi mahasiswa untuk mengingatkannya, dan cara mereka mengingatkan adalah dengan melakukan aksi demontrasi, karena mahasiswa hanya bagian public dari masyarakat yang tidak punya kewenagan memutuskan hukuman sebagaimana layaknya para penegak hukum”.ungkapnya saat diwawancarai wartawan Suara Kampus melalui via telpon, kamis ( 9/12).  

 

Sejalan itu, tampak bagi kita bahwa Komisi Pemberantas Korupsi ( KPK) yang dibentuk untuk menangani kasus korupsi, sejauh ini cukup integritas menangani kasus yang ada, namun pasca kasus korupsi Antasari Azhar selaku ketua KPK, tindakan KPK menjadi semakin menurun. Namun masih layak untuk diberi tanggung jawab menangani kasus korupsi

 

“Saat ini, penanganan kasus korupsi di Indonesia tidak cukup dengan melimpahkan tugas kepada KPK dan kejaksaan saja. Namun, salah satu cara agar jumlah angka koruptor di Indonesia menurun adalah presiden yang  pemimpin langsung proses penegakan hukum Negara ini.” tambah Khairul Fahmi.



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code:  



• Berita Terkait