Berita Kab. Tanah Datar


Berlomba Membawa Piala Taufiq Ismail

Kab. Tanah Datar | Minggu, 20/02/2011 20.00 WIB | Rara Handayani

Batusangkar-Aula auditorium STAIN Batusangkar dipenuhi peserta lomba yang hadir di acara LPM Idealita. Acara yang merupakan Expo LPM Idealita ini juga kedatangan LPM lain di Sumbar. Ini sesuai dengan keinginan Idealita mengexpokan diri dan sekaligus mengajak LPM lain ikut menginformasikan lembaganya.

 

Dalam Exponya, Idealita menngadakan lomba musikalisasi puisi tingkat SLTA-sederajat dan tingkat mahasiswa memperebutkan piala Taufiq Ismail. Mereka menghadirkan para dewan juri seperti; Gus tf Sakai, Silfia Hanani Safei. Hasil lomba yang diputuskan juri membuat peserta nomor lot 50 dari SMA 3 Batusangkar tertawa bahagia menjadi the winner membawa pulang piala Taufiq Ismail dengan predikat Juara I. Kemenangan mereka dengan skor nilai 93. Sedangkan, Juara II dan III diraih oleh Raudatul Jannah Payakumbuh (lot 7) dan MAN I Payakumbuh (lot 16) dengan skor nilai 93 dan 88.

 

Sementara, untuk perlombaan musikalisasi puisi tingkat mahasiswa diraih Teater Imambonjol dari IAIN Imam Bonjol Padang sebagai pemenang tunggal. Penampilan mereka yang berkarakter dan anggun membuat dewan juri tak punya alasan lagi memilih mereka sebagai penampilan terbaik. Mereka tersenyum bahagia pulang ke IAIN Imam Bonjol dengan bangga membawa piala kreativitas mereka.

 

“Ini adalah kemenangan yang sangat kami nantikan. Kami latihan berhari-hari dan tak sia-sia,” ujar Febrio Saputra, Ketua Teater Imam Bonjol kepada Suara Kampus ketika memeluk erat piala kemenangan mereka.

 

Di penghujung pertunjukan, Taufiq Ismail membacakan puisinya sehingga membuat penonton berdecak, terdiam mengagumi bait-bait puisi itu. Salah satu puisi yang ia bacakan mengkritik tingkah Ariel, Luna Maya dan Cut Tari, membuat video mesum yang meresahkan masyarakat. Selain itu ia berpesan agar generasi muda rajin membaca dan menulis karena itu merupakan aset masadepan.

 

Taufiq Ismail juga berharap agar generasi muda berhati-hati. “Hindari dan jangan dekati tiga hal; pertama, kekerasan. Kedua, adiksi internet yang dibawa situs-situs ponografi. “1,4 juta situs porno di Indonesia yang dapat di akses dan sangat merusak,” katanya mencemaskan generasi muda kedepannya. Dan yang ketiga, nikotin yang menyebabkan 1172 orang meninggal tiap hari di Indonesia.

 

Kegiatan yang berlangsung 3 hari sejak 18 sampai 20 Februari ini berjalan lancar. Stan-stan berhadapan rapi diisi oleh LPM se-Sumbar. Radio Sangka FM juga turut memeriahkan acara ini secara live.



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code:  



• Berita Terkait