Berita Nasional


Yordania Ricuh, Aksi Lempar Batu di Ibukota Amman Tuntut Reformasi

Nasional | Minggu, 27/03/2011 11:42 WIB | Rara Handayani

Yordania-Seorang pria tewas, dan puluhan orang luka-luka di ibukota Yordania, Amman, disiarkan AP dan AFP, Jumat (26/3/2011). Demonstrasi kericuahan hingga aksi lempar batu dari penguncuk rasa. Bentrokan terjadi antara pihak propemerintah versus pihak proreformasi.

 

 

Polisi menembakkan meriam air untuk membubarkan orang banyak. Ratusan petugas menyerbu wilayah tersebut, memukul demonstrans anti pemerintahan dengan tongkat.

 


Hamza Mansour, pemimpin oposisi Fron Aksi Islam, mengatakan kepada AP bahwa korban pertama sejak kerusuhan dimulai menjadi anggota partai 26 tahun, Khairi Jamil Saeed. Hamza mengatakan,"tewas akibat polisi brutal memukul pada kepala dan tubuhnya."

 

Menurut anak korban, Amir Kirey, ayahnya telah dipukul oleh polisi ketika mereka membubarkan demonstrandi dekat kantor menteri dalam negeri yang menuntut reformasi politik. Petugas kesehatan di Rumah Sakit Pangeran Hamzeh mengonfirmasi tewasnya demonstran, tetapi mereka tidak menjelaskan penyebab kematiannya.

 

 

Sebagian besar demonstrasi berlangsung damai dan relatif kecil sampai hari Jumat. AP melaporkan kekerasan yang meletus ketika beberapa ratus loyalis pemerintah menyerang lebih dari 1.000 demonstran yang telah bersumpah untuk keluar kamp di alun-alun di depan Kementerian Dalam Negeri sampai tuntutan mereka terpenuhi

 

 

Gelombang unjuk rasa menuntut reformasi politik bergulir pekan ini di Jordania, menyusul aksi-aksi politik dinegara timur tengah lainnya. Kelompok oposisi Jordania menuntut perobahan sistem pemilihan agar perdana menteri bisa dipilih langsung oleh rakyat dan Parlemen Jordania mendapat kewenangan yang lebih besar.

 

 

Dalam sepucuk surat yang diterbitkan surat kabar-surat kabar Jordania pada Rabu (23/3/2011), Raja abdullah mendesak perdana menteri Bakhit mendorong reformasi parlemen yang diusulkan oleh raja pada Februari lalu setelah perdana menteri sebelumnnya dipecat. Ketika itu juga terjadi aksi unjuk rasa di jalan-jalan Ibukota Jordania.



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code:  



• Berita Terkait