Berita Nasional


Bintang ‘Cleopatra’ Elizabeth Taylor Tutup Usia

Nasional | Minggu, 27/03/2011 15.04 WIB | Rara Handayani

Elizabeth Taylor

Los Angeles Aktris legendaris Elizabeth Taylor meninggal dunia pada usia 79 tahun. Bintang film terbesar di abad ke-20 itu meninggal dunia di Los Angeles karena penyakit yang telah lama dideritanya.

 

 

Seperti dilansir BBC, Rabu (23/3/2011), peraih dua piala Oscar itu dirawat di rumah sakit sejak satu bulan lalu karena gagal jantung. Sebelumnya pada November 2004, Elizabeth pernah dirawat di rumah sakit karena penyakit yang sama. Aktris kelahiran 27 Februari 1932 itu juga pernah menjalani operasi jantung dua tahun lalu.

 

 

Elizabeth memang memiliki riwayat penyakit yang cukup serius. Ia pernah menderita tumor otak jinak, kanker kulit, pneumonia, dan telah mengalami penggantian pinggul.

 

 

Selama lima tahun terakhir, Elizabeth menggunakan kursi roda. Ia terakhir muncul di depan publik saat menghadiri pemakaman Michael Jackson.

 

 

Berkat kemampuan aktingnya, Elizabeth sudah meraih berbagai macam penghargaan bergengsi. Namun gaya hidupnya saat di puncak ketenaran, membuat masa tuanya menderita. Aktris yang terakhir kali berakting di 'Old Broads' (2001) itu pernah menjalani rehabilitasi karena kecanduan alkohol. Liz Taylor yang disebut-sebut sebagai aktris terbesar abad ke-20 itu akan dimakamkan dekat dengan Marilyn Monroe.

 

 

Seperti dilansir TMZ, Kamis (24/3/2011), bintang 'Cleopatra' itu akan dimakamkan di Pierce Brothers Westwood Village Memorial Park, Los Angeles. Namun, belum ada tanggal resmi dari pihak keluarga kapan Liz akan dikebumikan.

 

 

Posisi makam Liz Taylor akan berada di samping orangtuanya, Francis dan Sara. Lokasi tersebut juga tidak jauh dari makam aktris Marilyn Monroe. Di makam tersebut juga ada para bintang besar Natalie Wood, Roy Orbison, Farrah Fawcett, Dean Martin, Merv Griffin dan Truman Capote.

 

 

Aktris peraih dua Piala Oscar itu dikenal karena jiwa sosialnya yang tinggi untuk memerangi AIDS. "Tidak mungkin untuk meremehkan dampak Elizabeth Taylor untuk memerangi AIDS dari awal. Kami hancur kehilangan dia," ujar Executive Director of AIDS Project Los Angeles Craig E. Thompson.

 

 

"Hari ini komunitas kami telah melihat, kita telah kehilangan salah satu pendukung paling berani, namun semangatnya yang luar biasa tetap hidup bersama kami," tambahnya

 

 

Namun ada juga pihak yang tidak suka dengan kepedulian Liz Taylor. Beberapa orang dari gereja anti-gay berencana untuk memprotes acara pemakaman Liz Taylor.



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code:  



• Berita Terkait