Berita Salingka Kampus


Ciptakan Aktualisasi Pancasila dalam Pemilu

Salingka Kampus | Selasa, 13/05/2014 14:49 WIB | Rahmadi (Mg)

Suarakampus.com­- Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Psikologi Islam adakan diskusi terbuka tentang Aktualisasi Pancasila untuk Sukseskan Pemilu yang Berkualitas Jujur dan Adil, yang berlangsung di Aula Fakultas Ushuluddin, Selasa (13/5).

 

Diskusi ini menghadirkan Murisal, Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Padang, Asrinaldi, Dosen FISIP Unand dan Rendi Oktafianda, Ketua MPKD IAIN IB Padang.

 

Pada diskusi tersebut, Asrinaldi menjelaskan, peserta pemilu dan penyelenggara tidak menerapkan rule of game dalam pemilu. “Banyak terjadi kecurangan dalam pemilu,” paparnya.

 

Dia menambahkan, apabila semua peserta pemilu menerapkan nilai Pancasila dalam pemilu maka pemilu yang jujur dan adil dapat diwujudkan,” harap Asrinaldi.

 

Sementara Rendi Oktafianda mengatakan, Pancasila sudah banyak tidak diterapkan dalam kehidupan bernegara terutama pada mahasiswa. “Mahasiswa sekarang banyak yang individualistik dan liberal. Suka nongkrong dan bermain, bukannya mendiskusikan tentang permasalahan di negara ini,” katanya.

 

Lanjut Rendi, kalau pemimpin benar-benar menerapkan Pancasila maka pasti muncul pemimpin yang amanah,” jelasnya.

 

Khairil Fajri, ketua panitia mengatakan, acara ini bertujuan agar mahasiswa mengerti bagaimana penerapan nilai Pancasila dalam mensukseskan pemilu. “Diharapkan agar mahasiswa ikut mensukseskan dan mensosialisasikan pada masyarakat makna Pancasila dalam pemilu,” katanya.

 

Kegiatan ini dihadiri oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kota Padang dan organisasi mahasiswa. “Ada dari Unand, UNP, UPI , STKIP dan HMI, IMM, KAMMI dan PMII,” jelas Khairil.

 

Salah satu peserta, Muhammad Yunus Putra menuturkan, mudah-mudahan  mahasiswa tidak apatis lagi. “Mahasiswa lebih peduli terhadap negara ini. Semoga diskusi ini tetap berlanjut,” terang mahasiswa Fakultas Ushuluddin ini.

 

Sementara Ade Mukhlas, mahasiswa Jurusan Aqidah Filsafat mengatakan, Diskusi ini bagus, realita pemilu sekarang tidak lagi layak dan dengan acara ini harapannya bisa mencerdaskan mahasiswa dalam pemilu,” katanya.

 

Dia berharap agar mahasiswa tahu pemilu yang ideal itu seperti apa dan bagaimana pengaplikasiannya,” jelasnya. (SDR).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code:  



• Berita Terkait