Berita Salingka Kampus


Demokrasi Penyebab Reformasi Gagal

Salingka Kampus | Kamis, 22/05/2014 20:23 WIB | Defriandi (Mg)

KAMMI Komisariat IAIN IB Dialog tentang reformasi.

Suarakampus.com – Demokrasi  penyebab reformasi gagal, kasus korupsi dan Kemiskinan meraja lela. Karena, sistem demokrasi Indonesia bertentangan dengan agama Islam. Hal itu diungkapkan Don Jaya Putra pemateri Dialogika Gerakan Mahasiswa (GEMA) Pembebasan Komisariat IAIN Iman Binjol Padang, di Masjid Baitul Hikmah, Kamis (22/23).


Don menilai, demokrasi sistem kufur, yang bertentangan dengan Islam. Pasalnya, sistem demokrasi, hukum dibuat manusia, pemerintahan dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. Sedangkan dalam Al Quran, Allah SWT yang berhak menetapkan hukum. “Demokrasi membuat negara kembali kezaman orde baru,” ungkap Don.


Don Jaya Putra mengungkapkan, selama 11 kali pemilu, dari tahun 1945, tidak ada perubahan masyarakat. Kemiskinan meraja lela, Kasus korupsi bertambah banyak. “Selama 68 tahun sistem demokrasi berjalan belum ada mencerdaskan rakyat. Pemilu hanya mencari  kekuasaan dan nafsu saja, tidak mementingan rakyat,” paparnya.


Don menekankan, agar mahasiswa bangkitkan revolusi Islam karena begitu banyak kemungkaran terjadi di negeri ini. Revolusi Islam tidak bertumpah darah, dapat dicontohkan revolusi Nabi Muhammad SAW di Madinah mengantikan sistem Jahiliyah dengan sistem Islam. “Revolusi Islam berdiri ketika adanya daulah khilafah,” ujarnya.


“Ini tahap nabi menegakkan revolusi Islam yaitu pertama pembinaan, kedua berinteraksi kepada umat, ketiga penarapan  hukum Syariah Islam. Tahap itu harus kita tiru,” ujar Don di depan seluruh peserta dialog.


Salah seorang mahasiswa Agus Rinaldi mengaku senang dapat mengikuti dialogikan ini. “Saya jadi tau apa permasalahan yang terjadi di negeri ini”, katanya.(YES)


 : salim  
wah... saya sudah lama mengikuti kajian kawan-kawan hizbutahrir, namun saya belum menemukan bahwa kawan-kawan itu memiliki dasar dan penafsiran yang jelas... hmm coba kaji ulang kembali dasar pemikiran dan sayriat islam yang mengatur, lah wong islam yang pertama kali mengajarkan sistem demokrasi kok, sayangnya yang menamakn demokrasi itu orang-orang di luar islam.. hmmmmm

Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code:  



• Berita Terkait