Berita Salingka Kampus


Pancasila Kehilangan Jiwa

Salingka Kampus | Rabu, 01/06/2011 16:12 WIB | Yulia Vita Ramayona

Suara Kampus-“Hari pancasila bukan suatu hal yang sakral untuk diperingati”, tutur Muhammad Ilham,M.Sos, sekretaris jurusan SKI(Sejarah Kebudayaan Islam) Fakultas Adab IAIN Imam Bonjol Padang saat diwawancarai mengenai makna dari hari pancasila yang diperingati pada hari ini, Rabu (01/06).

 

“Dilihat dari sejarah indonesia bahwa pancasila merupakan simbol yang bertujuan untuk menyatukan bangsa Indonesia yang berbeda-beda ras dan agama. Tapi pada kenyataannya setelah reformasi, pancasila merupakan suatu hal yang dipertanyakan oleh banyak orang dikarenakan negara yang demokrasi memberikan kebebasan yang penuh untuk mengekspresikan diri”, tambahnya.

 

Ilham juga menyatakan bahwa hari ini bangsa indonesia menjadi terpecah-belah karena kurangnya dalam memaknai dan tidak mengaplikasikan pancasila dalam kehidupan. Dampak dari reformasi tersebut menimbulkan dampak positif dan dampak negatif.

 

Dari sisi positifnya Indonesia menjadi negara yang demokrasi sedangkan dari sisi negatif menjadikan negara Indonesia terlalu bebas dalam berpendapat sehingga menimbulkan kelompok-kelompok yang menjadi penyebab perpecahan.

 

 “Ketidakmampuan menghidupkan pancasila dalam keseharian menjadi penyebab perpecahan saat ini,” tutupnya.  



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code:  



• Berita Terkait