Berita Salingka Kampus


IAIN IB Targetkan Kuota UM-PTKIN 30 Persen

Salingka Kampus | Kamis, 16/06/2016 19:53 WIB | Muliadi, Rifki Harpen

Suarakampus.com- Dari 3500 calon mahasiswa, IAIN Imam Bonjol Padang targerkan untuk  meluluskan 30 persen mahasiswa yang telah mendaftar UM-PTKIN sebagai pemenuhan kuota UM-PTKIN.


Kepala Staf Akademik Bidang Komunikasi Zulfendri mengatakan, kelulusan UM-PTKIN tahun ajaran 2016 menargetkan 30 persen dari 3500 calon mahasiswa untuk IAIN IB Padang. “Kami menyediakan kuota sebanyak 1050 kuota dari 3500 calon mahasiswa dan semoga kuota ini dapat terpenuhi,” tegasnya kepada Suarakampus.com, Kamis (16/06).

 

Ia juga menerangkan tentang kelulusan UM-PTKIN selain diambil 30 persen dari 3500 calon mahasiswa juga sebagai pemenuhan kuota UM-PTKIN. “Selain kita akan menargetkan 30 persen dari ujian ini kami akan mempertimbangkan untuk pemenuhan kuota dari calon mahasiswa baru yang tidak melakukan registrasi ulang lulus SPAN-PTKIN dengan kuota 50 persen,” ujarnya.

 

Memasuki tahap kedua Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) akan di umumkan Juli mendatang sesuai dengan jadwal Kementerian Republik Indonesia.

 

Zulfendri menjelaskan, hasil UM-PTKIN akan diumumkan pada tanggal 18 Juli yang diikuti dengan pendaftaran ulang pada tanggal 19 sampai 22 Juli dan untuk pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) dimulai pada tanggal 25 sampai 29 Juli 2016. “Setelah kelulusan diumumkan, calon mahasiswa langsung bisa melakukan registrasi ulang pada hari berikutnya,”  ungkap Zulfendri.

 

Zulfendri melanjutkan, kelulusan UM-PTKIN tahun ajaran 2016 sebesar 30 persen dari 3500 calon mahasiswa untuk IAIN IB Padang. “Kami menyediakan kuota sebanyak 1050 kuota dari 3500 calon mahasiswa dan semoga kuota ini dapat terpenuhi,” tegasnya kepada Suarakampus.com.

 

Ia juga menerangkan tentang kelulusan UM-PTKIN selain diambil 30 persen dari 3500 calon mahasiswa juga sebagai pemenuhan kuota UM-PTKIN. “Selain kita akan menargetkan 30 persen dari ujian ini kami akan mempertimbangkan untuk pemenuhan kuota dari calon mahasiswa baru yang tidak melakukan registrasi ulang lulus UM-PTKIN dengan kuota 50 persen,” ujarnya.

 

“Namun, kalau masih belum sesuai dengan target, kami akan melakukan penambahan kuota untuk jalur Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Mandiri (SPMBM) dari 20 persen calon mahasiswa baru,” ungkapnya.

 

Zulfendri menambahkan, berdasarkan pada keputusan menteri agama No. 289 tahun 2016 pada yang tertulis pada UKT dengan persyaratan, klarifikasi UKT, Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), Kartu Keluarga (KK), serta rekening listik dan PDAM. “Hal ini bertujuan agar kita bisa menetapkan berapa uang kuliah yang cocok dengan mahasiswa tersebut,” tambahnya. (LIF*)

 



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code:  



• Berita Terkait