Berita -


Sopir Mengantuk, Mobil TRD Hantam Fuso

- | Sabtu, 11/11/2017 22:05 WIB | Annisa Aprimayona (Mg), Lizandia Fitri Yanti (Mg)

dd

Suarakampus.com– Kecelakaan mobil keluaran TRD dengan sebuah Fuso merah di jalan raya Indarung–Solok menyebabkan arus perjalanan macet total. Kecelakaan diduga terjadi karena supir mobil mengantuk dan tidak dapat mengendalikan diri ketika berpapasan dengan lawan kendaraan, Sabtu (11/11).


Sopir TRD merupakan sopir sewaan untuk membawa rombongan yang mengantarkan ibunya untuk umroh. Rombongan tersebut berasal dari Kabupaten Solok Selatan.

 

Supir mobil TDR mengungkapkan, ketika sedang mengendarai kendaraan saya merasa sangat lelah dan tidak dapat mengendalikan diri. “Tak disangka didepan telah ada lawan kendaraan yang menghadang dengan kecepatan yang cukup tinggi, sehingganya saya hilang fokus dan tak dapat mengendalikan mobil dengan baik,” jelasnya.


 

Salah seorang saksi mata yang tak mau disebutkan namanya menerangkan, saat kejadian terlihat jelas bahwa si pengendara mobil TDR tak fokus dalam mengendarai mobilnya. “Mengantuk adalah hal yang sangat berbahaya ketika berkendara, terlihat jelas bahwa mobil TDR tiba-tiba berbelok kekanan dan menghantam badan mobil Fuso,”

 

Saat ini sopir sewaan mengalami luka robek di kepala bagian kanan atas telinga dan si pemilik mobil dengan kondisi kepala benjol berdarah dan tangan patah disebabkan terhimpit bangku sopir. Penumpang lainnya selamat, hanya saja adik ipar si pemilik mobil sempat tidak sadarkan diri.

 

“Saat ini sopir beserta pemilik mobil dirawat di Rumah Sakit Indarung, ” tambah saksi mata

 

Menurut pantauan Suarakampus.com, keadaan lalu lintas sempat terhenti dikarenakan bangkai mobil masih ada di tepi jalan. Bangkai mobil baru dipinggirkan setelah polisi menangani pada pukul 17.10 WIB, setelah itu kondisi lalu lintas kembali membaik dan bangkai mobil sudah diderek ke kantor polisi terdekat.

 

Sopir Fuso mengungkapkan, hal ini perlu diselesaikan. “Saya sangat terkejut karena tiba-tiba saja mobil TDR tersebut menabrak Fuso saya, syukur saya tidak mengapa” ujarnya.


“Untuk kedepannya seluruh pengendara harus lebih berhati-hati dan memerhatikan kondisi fisik ketika akan berkendara,” harap sopir Fuso.

 



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code: