Berita Salingka Kampus


Mahasiswa Keluhkan Visi-Misi UIN IB Kurang Sosialisasi

Salingka Kampus | Jumat, 24/11/2017 15:39 WIB | Trany Septi (Mg)

Suarakampus.com- Dengan beralihnya status IAIN menjadi UIN Imam Bonjol (IB) Padang, maka visi-misi perlu perubahan. Visi-misi tersebut yaitu Menjadi Universitas Islam yang Kompetitif di Asean ditahun 2037. Masih terdapat beberapa civitas akademika yang tidak mengetahui bentuk visi-misi di kampus ini.

 

Seperti Mahasiswa Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, Rean Fahmi Setiawan yang belum mengetahui perihal visi-misi UIN IB Padang. Menurutnya, pihak rektorat kurang bersosialisasi terhadap hal ini. “Seharusnya dilakukan sosialisasi ke setiap fakultas, bukan hanya terpampang di baliho saja,” ungkapnya saat ditemui Suarakampus.com, Kamis (23/11) kemarin.

 

Senada dengan Rean Fahmi, Mahasiswa Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Nofrialdi menyampaikan ketidaktahuannya terhadap visi-misi UIN IB Padang. Kurangnya sosialisasi membuat para mahasiswa kurang mengenali itu. “Semoga pihak rektorat lebih giat dalam melakukan sosialisasi,” tuturnya.

 

Beda hal dengan Mahasiswa Bimbingan Konseling Islam, Hijratul Husna sangat mengetahui tujuan dari visi-misi. Menurutnya, visi-misi UIN IB Padang sangat menjunjung tinggi dan mengapresiasi mahasiswa agar lebih giat dan gigih lagi dalam belajar. “Saya sangat senang ketika mengetahui visi-misi kampus kita seperti itu,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Dosen Psikologi Islam Mardeni memaparkan,visi-misi UIN IB Padang sangat sejalan dengan kondisi kampus saat ini. Jika civitas akademik bisa memahami, maksud dari visi-misi itu adalah untuk mengembangkan pengetahuan dari berbagai ilmu agama dan budaya. “Visi-misi kampus sangat ideal dalam identitas keilmuan yang kita miliki saat ini,” paparnya.

 

Saat ditemui oleh Suarakampus.com, Jumat (24/11), Wakil Rektor Bidang Kemahasiswa dan Kerja Sama Ikhwan Matondang mengatakan bahwa visi-misi ini  memang baru dikeluarkan sesuai dengan peralihan dari IAIN menjadi UIN, tetapi pihak kampus sudah melakukan penyebaran melalui spanduk.

 

Selain itu, Ikhwan Matondang menambahkan, sosialisasi tidak hanya berbentuk spanduk tetapi akan ada tahap tahap sosialisasi yang lain seperti penyebaran dan pencetakan brousur serta kalender yang akan dilakukan diawal tahun nanti. “Saat ini, kami telah menyerukan kepada semua pihak untuk melakukan sosilasi,” tambahnya.

 

“Semoga civitas akademik agar lebih aktif dan mencari tahu hal hal yang ada di universitas, mahasiswa harus care dan peduli serta aktif dalam mencari tahu hal hal yang berkaitan dengan kampus, ada banner yang terpampang dibaca dan dipahami,”harap pria berkaca mata itu. (Qbl)



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code:  



• Berita Terkait