Berita Salingka Kampus


Azyumardi Azra Dukung IAIN IB Jadi UIN

Salingka Kampus | Senin, 02/01/2012 13:15 WIB | Humas

illustrasi

Suara Kampus - Azyumardi Azra dukung IAIN Imam Bonjol Padang menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Hal ini disampaikan saat diskusi persiapan UIN di hadapan Rektor, guru besar, anggota senat dan para pejabat IAIN Imam Bonjol, Jumat lalu (30/12) di Aula Pascasarjana IAIN Imam Bonjol Padang.

 

“Kita harus pertimbangkan cita-cita para alumni pesantren dan madrasah aliyah yang berkeinginan menjadi dokter, insinyur, dan profesi lainnya yang lazim dihasilkan perguruan tinggi non Agama,” kata Azyumardi.

 

“Yang jelas, bidang-bidang umum tersebut masih dibutuhkan oleh umat dan bangsa ini,” tegasnya.

 

Soal kekhawatiran banyak kalangan akan penurunan minat dan jumlah input calon mahasiswa pada fakultas-fakultas agama, menurut Direktur Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah ini, tidak ada kaitannya dengan perubahan IAIN/STAIN menjadi UIN. Penurunan itu justru berlangsung sejak lama.

 

Menurutnya, penurunan itu disebabkan oleh tiga hal. Pertama perubahan orientasi calon mahasiswa dari semata-mata menuntut ilmu menjadi berorientasi ke lapangan kerja. Kedua, UU Sisdiknas tahun 1989 menyebabkan Madrasah Aliyah (MA) hampir menyerupai sekolah umum dengan dibukanya berbagai jurusan seperti IPA, IPS, Bahasa dan keterampilan. Ketiga, tidak ada adaya kebijakan afirmatif Departemen Agama guna memperbanyak MA Keagamaan. Sebaliknya, Ditjen Pendidikan Islam justru mengeluarkan kebijakan phasing out MA Keagamaan.

 

Kesiapan IAIN

 

Sementara dalam kesempatan yang sama, Prof. DR. Makmur Syarif, SH, M.Ag Rektor IAIN IB didampingi H. Amrul Wahdi, Ka.Biro AUAK mengatakan, “Sejauh ini tekad IAIN berubah menjadi UIN telah diwujudkan dengan berbagai persiapan. Di antaranya penyiapan lahan 60,1 hektar di kawasan Sungai Bangek Koto Tangah, pengajuan proposal pembangunan gedung ke Islamic Development Bank (IDB) melalui Bappenas, dan kesiapan lainnya yang terkait dengan pengembangan prodi-prodi umum sebagai cikal bakal fakultas umum dan eksakta,” ujarnya.

 

Selain itu, “Kita juga telah meminta dukungan tokoh nasional seperti Marzuki Alie (Ketua DPR-RI) dan Irman Gusman (Ketua DPD-RI dan Azyumardi Azra,”katanya.

 

“Inilah bentuk pengabdian saya kepada kampung halaman,” kata Amrul mengutip pernyataan Azyumardi Azra, cendikiawan muslim asal Lubuk Alung, Padang Pariaman.



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code:  



• Berita Terkait