Berita Salingka Kampus


Larangan Bercadar Tak Berlaku untuk UIN IB Padang

Salingka Kampus | Kamis, 08/03/2018 01:25 WIB | Berlian Ulfatmi (Mg)

Foto Istimewa

Suarakampus.com- Ikhwan Matondang, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Imam Bonjol (IB) Padang menegaskan bahwa tidak ada peraturan larangan memakai cadar bagi mahasiswi. Menurutnya, memakai cadar dibolehkan namun lebih baik mengikuti norma dan budaya yang ada di masyarakat.

"Suatu peraturan diproduksi secara bersama, tapi hingga saat ini larangan untuk menggunakan cadar bagi mahasiswi belum ada," jelasnya saat ditemui Suarakampus.com di Rektorat, Rabu (07/03).

Lanjut Ikhwan, yang dilarang oleh kampus kepada mahasiswi ialah menggunakan pakaian yang ketat dan memakai celana yang berbahan jeans. "Kami memang melarang pakaian yang tidak sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh kampus," jelasnya.

Terkait larangan dosen yang melarang mahasiswi menggunakan cadar saat melaksanakan ujian, Ikhwan mengatakan, hal tersebut terjadi karena ada kekhawatiran terhadap tanda-tanda radikalisme. "Ini semua agar proses ujian berjalan dengan baik," katanya

Ikhwan menyarankan agar tidak mengintimidasi dan mengklaim secara langsung mahasiswi bercadar adalah kelompok radikal ataupun Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). "Saya harap tidak ada mahasiswi yang memisahkan diri dan mudah mengklaim kepada mahasiswi yang bercadar," ujarnya.

Ditemui secara terpisah, Novita Hidayani, Mahasiswi Tafsir Hadist mengungkapkan, maraknya larangan bercadar adalah tindakan yang menantang Hak Asasi Manusia (HAM) dan hak beragama.

 

“Tidak semua perempuan yang bercadar adalah kelompok radikalisme, sesat ISIS, ekstrim syi’ah. Karena kita semua mempunyai hak yang berbeda-beda,” tutur Novi. (Red)



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code: