Berita Salingka Kampus


WR I UIN IB: Mahasiswa Wajib Baca Buku, Bukan Wajib Beli Buku

Salingka Kampus | Kamis, 12/04/2018 20:36 WIB | Trany (Mg), Lani (Mg)

WR I : Mahasiswa Wajib Baca Buku, Bukan Wajib Beli Buku

Suarakampus.com- Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, Hetty Waluati Triana menegaskan, mahasiswa diwajibkan membaca buku, bukan wajib membeli buku. Hal ini berkaitan dengan banyaknya kasus jual beli buku antara dosen dengan mahasiswa yang berdampak pada nilai mahasiswa.

 

Hetty mengungkapkan, dosen yang memberlakukan hal demikian akan dipanggil untuk dimintai keterangan. ”Kalau memang ada, berikan kepada Saya datanya dan nanti akan ditindak lanjuti,” tegasnya.


Ia menambahkan, tidak ada masalah jika dosen menjual buku, karena itu membuktikan kualitas seorang dosen. ”Bagus, jika ada dosen yang menjual buku untuk menambah perekonomian dosen,” kata dia.


Hetty menegaskan, dalam persoalan akademik tidak ada satu pun yang mewajibkan membeli buku, wajib membeli berarti wajib untuk punya uang. “Tentu hal ini akan menjadi beban bagi mereka yang suka membaca namun tak punya uang,” ungkapnya, Kamis (12/04).

 

Mahasiswa harus kritis dalam menerima ilmu yang diberikan oleh dosen, harus membaca lebih banyak buku dari berbagai sumber dan perpustakaan lain. “Jangan hanya mengandalkan dosen," lanjutnya.


Mahasiswi Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, Mawar (nama samaran) mengakui adanya dosen yang mewajibkan membeli buku. “Harga bukunya Rp 50 ribu, jika buku tidak dibeli, kami tak diizinkan masuk lokal dan nilai kami akan ditandai,” terangnya.


“Semoga keadaan seperti ini dapat ditindak lanjuti dan dibenahi kedepannya, sehingga tak lagi membebani mahasiswa khususnya,” tutup Mawar. (Rri)



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code:  



• Berita Terkait