Berita Salingka Kampus


Di UIN IB, Peserta UM-PTKIN yang Bercadar Akan Diawasi

Salingka Kampus | Senin, 16/04/2018 11:11 WIB | Ulfa (Mg)

Di UIN IB, Peserta UM-PTKIN yang Bercadar Akan Diawasi

 

Suarakampus.com- Zulfendri, panitia pelaksana Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) UIN Imam Bonjol Padang mengatakan, peserta yang menggunakan cadar saat mengikuti ujian akan diberikan perhatian khusus untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. 
"Nantinya orang yang bercadar itu akan dilakukan verifikasi ulang oleh panitia sesuai dengan dengan data peserta, ini semua agar proses ujian berjalan dengan lancar," ungkap Kepala Sub Bagian Akademik ini, Senin (16/04).
Zulfendri mengaku bahwa pihak rektorat belum membahas aturan bagi peserta UM-PTKIN yang memakai cadar, karena pada tahun sebelumnya belum ada peserta yang menggunakan cadar saat ujian. "Perihal ini belum kami bahas," terangnya.
Zulfendri berharap pada saat ujian berlangsung peserta dapat mentaati aturan yang berlaku. "Yang terpenting itu para peserta menggunakan pakaian rapi dan sopan," harapnya.
Mega Agusti, Mahasiswi Tafsir Hadist memaparkan, dalam pelaksanaan ujian nantinya, peserta yang menggunakan cadar jangan di diskriminasi oleh panitia pelaksana. "Semoga pihak kampus bisa memberikan pelayanan baik pada peserta yang bercadar," paparnya.

Suarakampus.com- Zulfendri, panitia pelaksana Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) UIN Imam Bonjol (IB) Padang mengatakan, peserta yang menggunakan cadar saat mengikuti ujian akan diberikan perhatian khusus untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. 

 


"Nantinya orang yang bercadar itu akan dilakukan verifikasi ulang oleh panitia sesuai dengan data peserta, ini semua agar proses ujian berjalan dengan lancar," ungkap Kepala Sub Bagian Akademik ini, Senin (16/04).

 


Zulfendri mengaku bahwa pihak rektorat belum membahas aturan bagi peserta UM-PTKIN yang memakai cadar, karena pada tahun sebelumnya belum ada peserta yang menggunakan cadar saat ujian. "Perihal ini belum kami bahas," terangnya.

 


Zulfendri berharap pada saat ujian berlangsung peserta dapat mentaati aturan yang berlaku. "Yang terpenting itu para peserta menggunakan pakaian rapi dan sopan," harapnya.

 


Mega Agusti, Mahasiswi Tafsir Hadist memaparkan, dalam pelaksanaan ujian nantinya, peserta yang menggunakan cadar jangan di diskriminasi oleh panitia pelaksana. "Semoga pihak kampus bisa memberikan pelayanan baik pada peserta yang bercadar," paparnya.



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code: