Berita Salingka Kampus


Perolehan Suara di FEBI Dinilai Curang

Salingka Kampus | Rabu, 09/05/2018 22:44 WIB | Riga Firdaus Asril (Mg)

Aliansi Mahasiswa Peduli Kampus gugat hasil Pemilu Raya (Pemira) Badunsanak UIN

Suarakampus.com- Aliansi Mahasiswa Peduli Kampus gugat prosedur Pemilu Raya (Pemira) Badunsanak UIN Imam Bonjol Padang yang diselenggarakan pada Senin (07/05) lalu. Gugatan itu didasarkan atas indikasi kecurangan yang terjadi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Salah seorang perwakilan Aliansi Mahasiswa Peduli Kampus Afrizal mengatakan, indikasi kecurangan karena pemilih di FEBI tidak menandatangani langsung absen.

"Indikasi kecurangan ini dapat dilihat dari situasi bahwa di semua fakultas untuk pemilih menggunakan tanda tangan dalam mengisi absen akan tetapi di FEBI menggunakan ceklis," kata dia di ruangan Wakil Rektor II, Rabu (09/05).

Ia juga mengatakan, Pemira Badunsanak di FEBI harus diulang kembali, pasalnya sistem pemilihan tidak sesuai dengan sistem di fakultas lainnya. "Terserah bagaimana hasilnya nanti, kita akan menerimanya," ujar dia.

Ketua Panitia Pemira Badunsanak Tasril mengakui terjadinya kesalahan pada sistem pemilihan di FEBI. Ia mengaku kesalahan itu dilakukan oleh panitia pengawas. "Kami meminta maaf atas kekeliruan ini, namun suara dari FEBI sudah fair dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ucapnya.

Terkait tuntutan itu, Ketua Senat Mahasiswa-Universitas Fitriyana mengatakan, perolehan suara di FEBI tidak bisa diulangi karena ketika penghitungan suara, saksi dan pengawas menyetujui hasil suara dari masing-masing fakultas.

Pasal pengulangan Pemira di FEBI, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Imam Bonjol Padang Ikhwan Matondang mengatakan harus didasarkan atas keputusan dari kedua pasangan calon (Paslon), karena hak untuk menggugat hanya dari Paslon.

"Apabila dari kedua Paslon ada yang tidak setuju dengan hasil Pemira di FEBI, maka pemungutan suara di sana akan diulangi kembali," kata dia.
(Dil)



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code:  



• Berita Terkait