Berita Salingka Kampus


AMPK Minta Maaf Atas Tindakan Intimidasi Pada Jurnalis Suara Kampus

Salingka Kampus | Jumat, 11/05/2018 00:15 WIB | Riga Firdaus Asril (Mg)

- Empat perwakilan Aliansi Mahasiswa Peduli Kampus (AMPK) datangi Kantor Redaksi

Suarakampus.com- Empat perwakilan Aliansi Mahasiswa Peduli Kampus (AMPK) datangi Kantor Redaksi Lembaga Pers Mahasiswa Suara Kampus untuk minta maaf atas tindakan intimidasi pada dua jurnalis suarakampus.com, Kamis (10/05). Empat perwakilan itu diantaranya Randa Afrizalsandra, Yogi Liswanto, Sosra Mhyton dan Maulis Disman.

 

Koordinator Aksi Demo AMPK Randa Afrizalsandra mengatakan, tindakan itu terjadi karena ketidaktahuan mengenai kerja jurnalistik. Karena itu ia membuat kesepakatan dengan Satuan Pengaman untuk melarang media meliput penyegelan Kantor Senat Mahasiswa Universitas.

 

"Karena kami cemas nanti berita yang dipublish tidak sesuai dengan kejadian yang sebenarnya," kata dia.

 

"Kami mengaku bersalah karena saat itu memang teman-teman kami terbawa emosi," ucapnya.

 

Randa juga mengatakan, pernyataan maaf itu akan dipublish pada akun media sosial masing-masing.

 

"Saya berharap kedepannya hubungan dengan Suara Kampus dapat berjalan dengan baik dan bersama-sama mewujudkan kampus yang lebih baik," ujar dia.

 

Salah seorang perwakilan AMPK lainnya, Yogi Liswanto mengatakan setelah berita mengenai intimidasi tersebar, ia mengakui bahwa tindakan itu merupakan kesalahan besar. Atas kesalahan itu ia berjanji tidak akan mengulangi tindakan yang sama.

 

Pemimpin Umum LPM Suara Kampus Naufal Ash Siddiq menerima permintaan maaf itu dan meminta publikasi pernyataan maaf pada akun media sosial masing-masing perwakilan AMPK.

 

"Kami berharap agar tindakan intimidasi ini menjadi yang pertama dan terkahir dalam sejarah UIN Imam Bonjol Padang," harap dia. (Dil)



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code:  



• Berita Terkait