Berita Kota Padang


Polsek Kuranji Kabulkan Penangguhan Penahanan Okta

Kota Padang | Jumat, 06/09/2018 08:33 WIB | Sidiq

Suarakampus.com- Pihak Kepolisian Sektor Kuranji, Kota Padang, mengabulkan surat permohonan penanguhan penahahan OS, Mahasiswa Fakuktas Ushuluddin dan Studi Agama, yang sudah ditahan 26 hari lalu. Polsek Kuranji mengabulkan penangguhan penahanan setelah dua kali menerima surat permohonan dari keluarga OS, Kamis (08/08).

 

Kabar penagguhan ini awalnya diketahui melalui postingan grup-grup WhatsApp mahasiswa Jurusan Tafsir Hadits. Masing-masing mereka saling mengucapkan rasa syukur dan mengungkapkan kebahagiaannya. Meski ada sebagiannya ada yang menyebut bahwa perjuangan membebaskan OS belum selesai sampai tentang penangguhan.

 

Dedi Edrianto teman sekelas OS mengatakan, kebahagiannya sebagai teman melihat OS telah ditangguhkan atau dibebaskan dari penahanan tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata. "Pokoknya Alhamdulillah sangat senang sekali surat penangguhan ini diterima pihak kepolisian," katanya saat dihubungi via telepon, Kamis malam.

 

Dedi mengatakan pada 21 Agustus lalu keluarga OS juga sudah mengajukan surat permohonan penangguhan penahanan dan kemarin mengajukan permohonan kembali. Dedii menyampaikan Polsek Kuranji membebaskan OS sekitar pukul 09:00 WIB. Sebelum dibebaskan OS dibawa ke ruangan penyidik. "Mungkin pemberian nasihat atau sebagainya," katanya.

 

Untuk sementara waktu OS akan menginap di rumah sepupunya, Joni. Joni menyebutkan bahwa OS harus melapor dua kali seminggu. Ia merasa bahagia dan bersyukur OS dapat kembali menjalankan aktifitas seperti semula," katanya.


Melansir Langkan.id, Kapolsek Kuranji AKP Armijon membenarkan penangguhan penahan mahasiswa tersebut. Namun, proses hukum akan tetap terus berlanjut. "Ya tersangka berhak mengajukan penangguhan penahanan, tentu sesuai dengan pertimbangan secara formil dan materil," katanya.

 

Humas UIN Imam Bonjol Padang Suardi Sikumbang membenarkan adanya penjaminan dari pihak kampus.



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code:  



• Berita Terkait