Berita Salingka Kampus


Tindakan Sema-U Mengkaji Ulang Diksi Afiliasi

Salingka Kampus | Minggu, 09/09/2018 23:52 WIB | Ulfa (Mg), Miranti riana (Mg).

Suarakampus.com- Persoalan Presiden Mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang, Khairul Fajri, yang bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa belum juga "dingin". Pro dan kontra masih bergulir pada kalangan aktivis kampus.

 

Sementara Sema-U, lembaga yang berwenang menindak tegas persoalan ini belum juga menampakkan 'taringnya'. Hingga kini, lembaga yang berfungsi membentuk dan memberhentikan presiden mahasiswa itu terkesan melindungi .

 

Tindakan Sema-U baru hanya ingin mengkaji ulang soal diksi afiliasi yang ada di SK Rektor hingga menunggu tuntutan resmi dari mahasiswa soal presma telah melanggar aturan.

 

Ketua Sema-U Fitriana Walsa mengatakan, lembaga yang dikepalainya akan mengkaji ulang kata afiliasi agar tidak ada yang dirugikan. Sebab, kata afiliasi menurutnya masih umum atau global sehingga perlu ditafsirkan dulu.

 

"Saat ini Sema-U berusaha menerjemahkan kata berafiliasi, kita harus rincikan dari yang umum menjadi kusus," katanya, Jumat (07/09).

 

Berdasarkan SK Dirjen kata ‘berafiliasi’ disambung dengan kata ‘anggota atau pengurus partai politik’. Namun, SK Rektor tentang pemilihan Presma dan Wakil Presma beberapa bulan lalu hanya menyebut 'tidak boleh berafiliasi dengan partai politik'. Artinya SK Rektor belum menjelaskan maksud berafiliasi ini, kata Fitriana.

 

"Setelah menafsirkan, kami akan suguhkan ke Wakil Rektor dalam bentuk laporan, biar nanti pimpinan kampus yang akan memberikan keputusan," katanya. (Sdq)



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code: