Berita Salingka Kampus


16 Mahasiswa PPA Ditolak, Ketua PPA: Kita Pindahkan ke PA Payakumbuh

Salingka Kampus | Selasa, 15/01/2019 16:03 WIB | Fitrah Al Sidiq

Suarakampus.com- 16 Mahasiswa Fakultas Syariah, yang hendak Praktik Peradilan Agama (PPA) di Pengadilan Agama Bukittinggi ditolak dan tidak bisa mengikuti proses praktik. Sudah dua hari mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok II tidak bisa masuk kantor pengadilan.


“Kami peserta praktik tidak mengetahui karena yang mengurus praktik ini adalah pihak fakultas,” kata Roni Putra Yanto selaku ketua kelompok saat dihubungi suarakampus.com, Selasa (15/01).


Roni mengatakan saat ini 16 mahasiswa sedang menunggu keputusan dari pihak fakultas terkait kelanjutan praktiknya. Ia menyesalkan kejadian ini karena selain rugi waktu juga kerugian biaya karena telah menyewa tempat tinggal dan biaya lainnya.


“Kami masih di Bukittinggi menungu kepastian dari kampus, kami berharap bisa segera praktik karena kawan-kawan telah mulai,” katanya. 


Sementar itu Dosen Pengawas Lapangan Ridha Mulyani enggan memberikan keterangan. Menurutnya ini persoalan miss komunikasi. Ia mengatakan mahasiswa bersangkutan akan dipindahkan ke pengadilan agama daerah lain. “Nggak usahlah itu dibesar-besarkan,” katanya.


Ketua Klinik Peradilan dan Advokasi Fakultas Syariah, atau Ketua PPA, Aulia Rahmat mengatakan sebelumnya antara pengadilan agama dengan pihak Fakultas Syariah telah sepakat mengirim mahasiswa sebanyak dua kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 16 orang.


“Namun sekarang yang diterimanya hanya satu kelompok dengan alasan terlalu banyak dan di pengadilan agama sedang banyak tugas,” jelasnya.


Rahmat mengatakan 16 mahasiswa tersebut akan dipindahkan ke Pengadilan Agama Payakumbuh. Ia mengatakan  antara Pengadilan Agama Payakumbuh dan pihak fakultas telah bersepakat. “Sekarang kami sedang mengurus ulang administrasinya,” katanya. (Aii)



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code:  



• Berita Terkait