Berita Salingka Kampus


Remedial Berbayar, Kepala UPB: Tidak Wajib

Salingka Kampus | Kamis, 31/01/2019 16:05 WIB | Neni, Fitri Dwiyana (Mg)

Asrina ; Tidak Wajib Membayar 200 Ribu untuk Remedial

Suarakampus.com- Senat Mahasiswa Fakultas (SEMA-F) dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) selingkup  Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Imam Bonjol Padang melakukan audiensi terkait pembayaran remedial pembekalan dan penguatan Bahasa di ruangan WR I, Kamis(31/01).


Ketua SEMA-F Yogi Liswanto mengatakan, berawal dari salah satu anggota SEMA menerima  pengumuman di UPB terkait biaya 200 ribu tersebut.  Lalu SEMA  FTK langsung meminta kejelasan terkait biaya itu kepada kepala UPB tersebut. "Maka dapatlah kami melakukan audiensi selama 2 hari dan membuahkan hasil, " jelasnya.


Lanjutnya, audiensi tersebut menghasilkan keputusan bahwa angkatan 2016 tidak  wajib membayar remedial pembekalan dan penguatan bahasa. Mahasiswa bisa langsung mengikuti ujian sesuai jadwal yang ditentukan UPB dan juga bisa mengikuti ujian remedial tahun depan. “Uang itu gunanya bagi mahasiswa yang ingin mengikuti pelatihan pembekalan dan penguatan bahasa di UPB,” katanya.


Kepala UPB Asrina mengatakan, bahwa tidak wajib mahasiswa membayar 200 ribu untuk remedial,  namun biaya 200 ribu itu digunakan  jika mahasiswa mengikuti pelatihan pembekalan dan penguatan bahasa di UPB. “Jadi mahasiswa harus mengikuti ujian sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh pihak UPB, dikarenakan mahasiswa wajib memiliki sertifikat sebagai pendamping ijazah ketika wisuda nanti,” tuturnya.


Mahasiwa  yang akan mengikuti remedial, Silfia Andesta Putri mengatakan,  merasa kaget dengan pemberitahuan remedial membayar 200 ribu tersebut, karena biaya pendaftaran tersebut berdekatan pula dengan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT)  dan tentu akan memberatkan mahasiswa.


“Saya merasa lega setelah mendapatkan informasi dari SEMA-F bahwa tidak wajib membayar 200 ribu untuk remedial, biaya 200 ribu tersebut hanya bagi mahasiswa yang ingin mengikuti pelatihan pembekalan dan penguatan bahasa di UPB,”tutupnya.


Audiensi yang diadakan 28 hingga 29 januari lalu itu di hadiri  oleh kepala Unit Pengembangan Bahasa (UPB), Wakil Rektor (WR) I Bidang Akademik dan Kelembagaan, WR II Bidang Administrasi Umum dan Perencanaan keuangan. (Lif)



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code:  



• Berita Terkait
Suarakampus