Berita Sumatera Barat


Hari Puisi Internasional, Duta Baca Sumbar: Puisi itu Bahasa Hati

Sumatera Barat | Kamis, 21/03/2019 15:47 WIB | Husnul Hidayati (Mg)

Hari Puisi Internasional, Duta Baca Sumbar: Puisi itu Bahasa Hati

Suarakampus.com- Dalam memperingati Hari Puisi Internasional, Duta Baca Sumatera Barat (Sumbar) Mardhiyan Novita menyebutkan semua puisi tidak ada yang buruk. Karena menurutnya puisi itu adalah bahasa hati dan pikiran, Kamis (21/03).


Penyair muda asal Pariaman ini mengatakan, semua puisi memiliki makna tersendiri. Puisi yang bagus itu bisa menampilkan makna yang panjang dengan bahasa yang singkat kepada pembacanya. "Selain itu puisi juga harus berima indah, diolah dengan diksi yang puitis, bermajas, dan multitafsir," ungkapnya. 


"Puisi yang multitafsir akan membuka ruang-ruang diskusi untuk menyikapi makna dibaliknya," lanjut penulis Novel Mahar Cinta Gandoriah ini.


Ia menerangkan, seseorang bisa menggunakan puisi untuk meluapkan isi hati dan menyampaikan berbagai hal sesuai konteks. "Misalnya sindiran terhadap situasi zaman saat ini," katanya saat diwawancara via whatsapp.


Ia menerangkan puisi bukanlah hal yang berlebihan. Orang yang berpuisi mampu mengolah imajinasinya serta menjadi lebih peka terhadap diri dan lingkungan sekitar. "Tentu saja tidak alay, justru orang yang berpuisi bisa memadukan kemampuan mengolah imajinasi, garapan ide, dan hasil dari kepekaan tersebut", ucapnya.


Mardhiyan berharap, sebagai orang-orang yang bergiat langsung di bidang puisi, sebaiknya memang memperingati hari puisi dengan membaca dan menciptakan puisi minimal lewat akun pribadi di media sosial.


Sementara itu, Siswa Sanggar Bahasa dan Sastra Rumah Puisi Taufiq Ismail, Abdul Azis mengatakan bahwa puisi merupakan bagian hidupnya. "Karena lewat puisi saya bisa menceritakan segala gundah gulana," tuturnya.


Azis berharap, semoga puisi menjadi sebuah kecanduan bagi dirinya maupun orang lain. "Semoga semua orang bisa mengahargai sastra puisi," tutupnya. (aii)



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code: