Berita Salingka Kampus


Keliru, Bukan Pemalsuan

Dugaan Pemalsuan Nilai di Fakultas Syariah

Salingka Kampus | Rabu, 14/03/2012 13:55 WIB | Selfi Hastria Ningsih (Mg)

Suarakampus.com-Mahasiswa Fakultas Syariah diduga memalsukan nilai. Dekan Fakultas Syariah Dr. H. Muchlis Bahar, Lc, M.Ag menduga, pemalsuan nilai ini dilakukan dengan meminjam daftar nilai ke jurusan atau akademik, kemudian difotocopy dan diubah karena ada nama mereka dalam daftar nilai tersebut.

 

Muchlis mengaku dialah dosen mata kuliah yang dipalsukan itu. “Salah satu mata kuliah yang dipalsukan adalah Kaidah-kaidah Hukum Islam Dalam Ekonomi. Ini mata kuliah yang saya pegang di jurusan Muamalah,” ujarnya, Selasa (13/03).

 

Selain itu, juga ada dugaan pemalsuan nilai di jurusan Manajemen Perbankan Syariah (MPS). Yaitu, mata kuliah Pengantar Manajemen dan Akuntansi.

 

Ia menyampaikan, pemalsuan nilai ini diketahui Ketua Jurusan, Kasubag Akademik, kemudian sampai ke Dekan. “Ini terjadi saat semua disibukkan dengan ujian,” ujarnya.

 

Menurut Muchlis, sanksi dari pihak Fakultas untuk mahasiswa itu, berupa diskors atau tidak diizinkan magang dan ujian.

 

Di tempat terpisah, Ketua Jurusan MPS Maidawati, SE, M.SI mengatakan tidak ada pemalsuan nilai. “Kita tidak bisa menyebutkan dugaan pemalsuan itu dari jurusan mana, namun yang perlu disampaikan, itu bukan pemalsuan, hanya keliru saja,” tegasnya, Rabu (14/03).

 

Maidawati menjelaskan tidak ada indikasi pemalsuan nilai, namun beberapa mahasiswa tersebut keliru memasukkan nilai dalam blangko kosong, yang diberikan pihak jurusan. Nilai yang awalnya D diganti menjadi C. Tapi, pihak jurusan mencocokkan lagi nilai yang dibuat mahasiswa tersebut dengan daftar nilai di jurusan. “Mahasiswa tidak akan bisa memalsukan nilai, karena daftar nilai yang asli ada di jurusan,” katanya.

 

Sama dengan pihak fakultas. Penyelesaian dari pihak jurusan, juga tidak dibolehkan magang. “Hal ini dilakukan untuk memberikan efek jera, kepada mahasiswa yang keliru dalam penyalinan nilai dari Kartu Hasil Studi (KHS) yang mereka punya ke blangko yang disediakan oleh jurusan. Dan, transkrip nilai itupun belum disahkan,” ujarnya saat ditemui Suara Kampus di ruangannya.

 

Sementara itu, mahasiswa yang diduga melakukan pemalsuan itu mengaku salah. Salah seorang dari mahasiswa itu pria berinisal DI. “Saya telah meminta maaf ke pihak jurusan,” ujarnya, Rabu (14/03). DI berharap ini tidak menghalanginya untuk wisuda.



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code: