Berita Kota Solok


Mahasiswa PPL FTK Tidak Ada Jadwal Libur Idul Adha

Kota Solok | Minggu, 11/08/2019 21:11 WIB | Neni Cahnia

Mahasiswa PPL FTK Tidak Ada Jadwal Libur Idul Adha

Suarakampus.com- Mahasiswa Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang laksanakan Ibadah Idul Adha di lokasi PPL. Hal ini dikarenakan tidak ada waktu libur diberikan oleh masing-masing sekolah yang tersebar di delapan daerah di Sumatra Barat pada Idul Adha 1440 Hijriah ini.


Delapan daerah tersebut diantaranya Kota Solok, Kota Pariaman, Padang Panjang, Payakumbuh, Pesisir Selatan, Lima Puluh Kota, Padang Pariaman dan kota Padang. Sekolah tempat PPL tersebut mempunyai kebijakan libur masing-masing. Namun, cenderung pada waktu yang relatif singkat.


Desmafitri selaku pamong di SMPN 2 Kota Solok mengatakan, mahasiswa PPL hanya libur pada hari Minggu saat perayaan Idul Adha saja. "Proses belajar mengajar siswa  tidak diliburkan di sekolah, begitu juga dengan mahasiswa PPL tetap masuk," jelas guru Bahasa Inggris itu.


Selain itu, Desi Ariska mahasiswa jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Alam Konsentrasi Fisika mengatakan, jadwal libur yang diberikan oleh pamongnya tiga kali dalam waktu tiga bulan PPL. "Dengan peraturan seperti itu membuat saya dan teman-teman yang lain harus pandai memanfaatkan waktu libur dan akan digunakan jika mendesak saja," ujarnya mahasiswi yang PPL di Pariaman itu.


Lanjutnya, saya memilih untuk tidak pulang kampung di hari lebaran mengingat jarak tempuh Padang-Siak yang memakan waktu cukup lama.


Senada dengan Desi, Resti Novita Sari yang mendapatkan lokasi PPL  di SMPN 7 Payakumbuh mengatakan kecewa rasa nya  tidak bisa lebaran di kampung halaman. Namun,itu  harus dijalani karena sudah menjadi kewajiban bagi mahasiswa untuk mengikuti aturan yang ada.


Ia mengaku pertama kali lebaran tidak bersama keluarga. "Ini adalah pertama kali nya lebaran jauh dari orang tua membuat saya merasa sedih. Namun, keadaan memaksa saya untuk lebaran di Payakumbuh,"  jelas mahasiswi jurusan Tadris Bahasa Inggris itu saat di wawancarai via WhatsApp.


"Ini adalah pembetukan kemandirian bagi mahasiswa yang tidak bisa melaksanakan Idul Adha bersama keluarga, kita ambil positifnya saja," ungkapnya. (Vin)



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code:  



• Berita Terkait