Berita Nasional


Terkait Sertifikat Nikah, Pakar Hukum Keluarga UIN IB: Baik dari Segi Hadis dan Fikih

Nasional | Jumat, 22/11/2019 01:12 WIB | Geniva

 Terkait Sertifikat Nikah, Pakar Hukum Keluarga UIN IB: Baik dari Segi Hadis dan

Suarakampus.com- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy membuat wacana agar calon suami-istri harus memiliki sertifikat nikah.

 

Sertifikat nikah itu bertujuan agar sebelum menikah, calon suami-istri diberikan edukasi terkait kesehatan agar pasangan mantap menjalani kehidupan pasca menikah.

 

Menanggapi hal ini, Pakar Hukum Keluarga UIN Imam Bonjol, Kholidah, mengaku setuju dengan pernyataan Menko PKM itu, kata dia, dalam membangun rumah tangga yang baik harus ada bekal memadai tentang kesehatan.

 

"Wacana pemerintah sangat bagus, karena bertujuan untuk menciptakan keluarga yang sehat dan melahirkan anak-anak yang sehat sebagai generasi penerus bangsa," ucapnya kepada tim suarakampus.com di ruangannya.

 

Ia melanjutkan, dengan penerapan wacana tersebut akan dapat mengurangi angka perceraian di Indonesia. "Jika suatu pernikahan tidak memiliki bekal yang cukup, dapat berdampak kepada perceraian atau hal-hal yang tidak diinginkan," jelas Dosen Fakultas Syariah itu, Rabu (20/11).

 

“Langkah pemerintah itu baik dari segi fikih dan hadis, dengan harap bisa berdampak baik untuk terciptanya keluarga yang sakinah, mawadah dan warahman,” tuturnya. (Lif)



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code:  



• Berita Terkait