Berita Salingka Kampus


Tiga Kali Gagal Musema, Rektor Bentuk BPUM

Salingka Kampus | Selasa, 03/12/2019 15:13 WIB | Fachri Hamzah

 Tiga Kali Gagal Musema, Dibentuklah BPUM

Suarakampus.com- Setelah tiga kali gagal Musyawarah Senat Mahasiswa (Musema), Berdasarkan Surat Keputusan Rektor UIN Imam Bonjol Padang Nomor 1202 tahun 2019, dibentuklah Badan Pemilihan Umum Mahasiswa (BPUM) UIN IB periode 2019/2020.

 

BPUM dilantik oleh Wakil Rekor(WR) III Bidang Kerja sama dan Kemahasiswaan di Auditorium Prof. Mahmud Yunus yang terdiri dari ketua umum, sekretaris umum, dan lima divisi yang masing-masing memiliki ketua dan satu anggota, Selasa(03/12).

 

WR III menerangkan sebelumnya, sistem pemilihan seperti Presiden Mahasiswa (Presma) telah ditetapkan oleh rektor 2017 lalu, yaitu Pemilu Raya oleh Senat Mahasiswa (Sema). Namun, tidak terlaksana dengan baik.

 

"Maka dibentuklah BPUM yang memiliki fungsi sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan masa jabatan selama satu tahun," terangnya.

 

Alasan Musema Gagal

Ikwan juga menjelaskan, gagalnya Musema karena Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) yang tidak mengutus anggota ketika Musema sehingga kuorum tidak cukup.

 

"Melalui cara ini, mahasiswa dapat mencalonkan diri menjadi anggota Sema atau Dema dan tidak hanya ditunjuk oleh ketua HMJ saja," jelasnya.

 

Ia juga menambahkan bahwa selama Musema, ketua HMJ mengutus anggotanya yang dipengaruhi oleh organisasi ekstra kampus. Sehingga ketika sidang terjadi pengelompokan.

 

"Akibatnya, ketika musyawarah bila salah satu kubu menang, Musema hanya akan dilanjutkan oleh kubu itu dan kubu yang kalah akan mundur," jelas WR III itu.

 

Ikhwan berharap, BPUM dapat menggelar pemilihan dengan baik dan tetap nertral. "Seperti halnya KPU," harapnya.

 

Ahmad Leon Menjadi Ketua Umum BPUM

Sedangkan, Ahmad Leon menyampaikan BPUM akan menjadi penyelenggara pemilihan Presma dan Sema, berdasarkan peraturan baru yang telah ditetapkan.

 

"Pemilihan eksekutif dan legislatif tidak lagi dilakukan dengan Musema atau musyawarah Dewan Mahasiswa karena telah gagal," sampainya.

 

Lanjutnya, setelah dilantik akan langsung mempersiapkan pemira. "Ada dua pemilihan yang akan dipersiapkan yaitu Presma dan ketua Sema," tutup Mahasiswa Jurusan Sejarah Peradaban Islam itu. (aii)



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code:  



Banner Lima