Berita Nasional


Pelaku Belum Ditemukan, Novel Baswedan: Tidak Pernah Ada Upaya Pendalaman Serius

Nasional | Selasa, 10/12/2019 00:30 WIB | Alif Ilham Fajriadi

 Pelaku Belum Ditemukan, Novel Baswedan: Tidak Pernah Ada Upaya Pendalaman Seriu

Suarakampus.com- Memasuki tiga tahun kasus penyiraman air keras kepada penyidik senior KPK Novel Baswedan, sampai kini belum menemukan titik terang siapa pelakunya. Menanggapi hal itu, Novel mengatakan bahwa tidak ada upaya pendalaman yang serius oleh pihak berwajib.

 

"Tidak pernah ada upaya pendalaman yang serius, jadi saya kira jika dikatakan bahwa pelakunya masih tidak ditemukan, itu adalah suatu hal yang tak bisa dipercaya," ungkapnya saat diwawancarai tim suarakampus.com usai kegiatan refleksi Hari Anti Korupsi di Padang, Sumatra Barat.

 

Novel menjelaskan bahwa ia sudah sering mendesak untuk penyelesaian kasusnya."Saya sering mendesak untuk diselesaikan, namun diabaikan," jelasnya, Senin (09/12).

 

Novel menuturkan, lamanya pihak berwajib untuk menemukan siapa pelaku yang menyiram air keras kepadanya adalah suatu tindakan yang tidak baik. "Suatu penyerangan terhadap aparatur saja sudah ditutupi, bagaimana kepada masyarakat biasa, tentu ini berbahaya," tuturnya.

 

Untuk perkara seperti penyiraman air keras ini, tentunya bisa diselesaikan dalam waktu paling lama tiga bulan, kata Novel. Namun sampai sekarang, kasus tersebut isunya dilempar-lempar dan sulit untuk dipercaya.

 

Sementara itu, dilansir dari cnnindonesia.com, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Idham Azis sudah menyampaikan laporan penanganan kasus penyiraman air keras itu kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (09/10).

 

Namun usai pertemuan Idham meminta Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Muhammad Iqbal untuk menjelaskan kepada wartawan.

 

Iqbal menyebutkan bahwa pelaku dari penyerangan air keras kepada Novel Baswedan belum terungkap sampai saat ini. "(Sampai) detik ini, dan sebelumnya (belum terungkap), dan insya Allah nanti ke depan, tim teknis akan terus bekerja maksimal untuk mengungkap kasus ini," ujarnya.



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code:  



• Berita Terkait
Suarakampus