Berita Salingka Kampus


Terdapat Sengketa, Hasil Pemira 2019 Ditangguhkan Sementara

Salingka Kampus | Jumat, 20/12/2019 02:52 WIB | Nandito Putra, Fachri Hamzah

Hasil Pemira 2019 Ditangguhkan Sementara

Suarakampus.com- Proses penghitungan perolehan suara pemilihan Presiden Mahasiswa (Presma) dan Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang untuk periode 2020-2021 sempat ricuh. Proses penghitungan suara dipantau langsung oleh WR III Ikhwan Matondang di Aula lantai III perpustakaan, Kamis, (19/12).

 

Dari pantauan tim suarakampus.com, awalnya proses penghitungan suara berjalan lancar hingga semua suara yang terkumpul dikalkulasikan. Dari hasil penghitungan suara tersebut terbukti  kandidat 02 unggul dengan perolehan suara sebanyak 1.094 suara dan kandidat 01 dengan 835 suara.

 

Namun, pihak 01 tidak menerima hasil yang dilakukan BPUM, disebabkan ada suara yang berlebih di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS). Dengan rician: TPS Fakultas Syariah dan Fakultas Ushuludin masing-masing kelebihan enam suara, selanjutnya di TPS Fakultas Adab dan Humaniora serta Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi masing-masing kelebihan tiga suara.

 

“Kami meminta pertanggungjawaban BPUM terhadap kelebihan suara tersebut, bagaimana ini? cacat namanya,” teriak pihak kandidat 01.

 

Dalam pemilu sungguhan saja jika suara berlebih, maka tidak sah hasil pemilihan tersebut. “Kami mendukung BPUM, tapi tolong hargai dukungan kami dengan pertanggungjawaban, kalau tidak sama saja dengan Pemira sebelumnya, cacat,” tegas pihak kandidat 01 itu.

 

Wakil Rektor III Ikhwan menanggapi bahwa kejelasan hasil Pemira akan diumumkan besok. “Besok pagi akan diputuskan bagaimana hasil pemira ini,” tutur Ikhwan menenangkan keadaan.

 

“Besok saya tunggu diruangan jam 09:45 WIB, terserah mau saudara-saudara apa, saya kembalikan kepada saudara, mau dibekukan Dema-U ini, atau Pemira ulang saya kembalikan kepada saudara sekalian,” tandas Ikhwan sebelum meninggalkan lokasi.

 

Tidak berselang lama setelah itu, masa 01 terus menuntut agar BPUM segera memberikan keterangan langsung terkait hasil perolehan suara yang berlebih di beberapa TPS. “Besok akan diputuskan bersama WR III,” tegas ketua BPUM Leon.

 

Setelah melakukan negosiasi antara pihak yang bersangkutan, BPUM sepakat bahwa keputusan Pemira ditangguhkan hingga Senin (23/12) mendatang.



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code:  



Suarakampus