Berita Salingka Kampus


Cegah Covid-19, KKN Tematik UIN IB Dilaksanakan di Kampung Masing-masing

Salingka Kampus | Sabtu, 06/06/2020 22:36 WIB | Padila Yusra (Mg)

Cegah Covid-19, KKN Tematik UIN IB Dilaksanakan di Kampung Masing-masing

Suarakampus.com- Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol  (IB) Padang akan mengadakan adaptasi program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik pada masa pandemi Covid-19. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 27 Juli-02 September mendatang. 


KKN Tematik UIN IB mengambil tema Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 dan Penanggulangan Dampak Sosial Keagamaan pada Masa Pandemi Covid-19. Program KKN tersebut dibagi dalam berbagai bidang, seperti keagamaan, kesehatan, sosial-budaya hingga pendidikan. 

 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Lembaga Pusat Pengabdian Masyarakat (LP2M), Zulfis mengatakan kegiatan KKN Tematik ini dilakukan sesuai domisili mahasiswa dan berkelompok dengan basis nagari, desa atau kelurahan mereka masing-masing. 


"Jumlah anggota dalam satu kelompok maksimal berisikan lima orang yang berasal dari domisili sama, jika lebih dari lima maka akan dibagi menjadi dua kelompok sesuai jenis kelamin, jurusan maupun fakultas mahasiswa tersebut," jelas Zulfi, Sabtu (06/06) 


Lanjutnya, pendaftaran KKN tersebut akan dilakukan secara daring pada 08-17 Juni mendatang. Mengenai persyaratan, mahasiswa harus menyiapkan beberapa berkas diantaranya harus mengisi biodata di website resmi KKN, menyelesaikan minimal 100 Satuan Kredit Semester (SKS) dan IPK sementara minimal 2.75.


Setelah melakukan pendaftaran, mahasiswa diwajibkan mengikuti pembekalan KKN yang akan dilaksanakan pada Senin (29/06). "Mahasiswa akan mengikuti pembekalan secara daring lewat aplikasi zoom, dan tidak ada alasan bagi mahasiswa untuk absen mengikuti pembekalan tersebut, karena ini penting untuk kelancaran KKN mereka nantinya," tegasnya. 


Selaku Ketua Tim Pelaksana KKN, Saharman menerangkan KKN Tematik ini pada dasarnya dilakukakan berdasarkan memperhatikan peraturan pemerintah, seperti halnya physical distancing dan mematuhi protokol kesehatan. "Oleh karena itu, kegiatan KKN ini dilakukan di nagari masing-masing mahasiswa," terangnya. 


"Bagi mahasiswa yang tidak memiliki teman di dalam satu nagari, bisa bergabung dengan mahasiswa lainnya, dengan catatan dekat dengan nagari asalnya dan telah mengantongi izin dari kepala daerah setempat, sedangkan bagi mahasiswa yang tidak mendapatkan izin di daerahnya, bisa menggelar KKN secara mandiri," lanjutnya. 


Ia berharap agar para peserta KKN dapat mengikuti pembekalan dengan cermat, agar mengetahui info seputar KKN yang akan dijalankan. "Semoga KKN kali ini mampu dilaksanakan dengan baik," harapnya. (Rma) 



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code:  



• Berita Terkait
Suarakampus