Berita Salingka Kampus


Begini Prosedur Pendaftaran KKN Tematik UIN IB

Salingka Kampus | Senin, 08/06/2020 12:57 WIB | Rahma Dhoni

Begini Prosedur Pendaftaran KKN Tematik UIN IB

Suarakampus.com-Setelah dikeluarkannya kebijakan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang untuk menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik sesuai program pencegahan dan penyebaran Covid-19, calon peserta KKN ke-46 wajib melakukan pendaftaran dan verifikasi berkas secara online. Pendaftaran tersebut dibuka selama sepuluh hari ke depan (08-17/06). 

 

KKN tersebut akan dilaksanakan pada 27 Juli hingga 02 September mendatang. Adapun ketentuan pendaftaran adalah sebagai berikut:


1. Pendaftaran peserta KKN Tematik, upload berkas, dan pemilihan lokasi dilaksanakan pada tanggal 08 s.d. 17 Juni 2020.


2. Syarat-syarat peserta KKN sebagai berikut:


a. Terdaftar sebagai Mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang Semester Genap Tahun Akademik 2019/2020 minimal Semester VI. 


 b. Telah menyelesaikan 100 SKS minimal sampai semester V tahun ajaran 2019/2020 yang dibuktikan dengan transkrip nilai sementara dengan IPK minimal 2,75.


3. Mahasiswa yang memenuhi persyaratan di atas dapat mendaftar pada laman http://kkn.uinib.ac.id.


4. Seluruh mahasiswa semester VI ke atas yang memenuhi persyaratan di atas dapat mendaftar sebagai peserta KKN Tematik (jika muncul pada laman pendaftaran jumlah SKS (Satuan Kredit Semester), Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan semester terlihat tidak memenuhi, harap diabaikan saja dan silahkan melanjutkan langkah berikutnya yaitu klik daftar). 


5. Mahasiswa harus mengisi nomor telepon (WhatsApp), meng-upload foto terbaru, dan meng-upload transkrip nilai sementara yang dapat diunduh melalui portal akademik UIN Imam Bonjol Padang. 


6. Admin akan melakukan validasi terhadap dokumen yang diupload. 


7. Mahasiswa yang telah divalidasi oleh admin berikut harus mengisi lokasi KKN sesuai dengan kampung halamannya atau tempat domisili pada saat ini. 


8. Badan Pelaksana KKN akan menetapkan peserta yang telah memenuhi prosedur pendaftaran di atas sebagai peserta sementara. 


9. Badan Pelaksana KKN akan menetapkan lokasi, kelompok, dan dosen pembimbing lapangan. 


10. Peserta yang telah ditetapkan lokasi dan dosen pembimbing lapangannya wajib mengikuti pembekalan secara daring dengan media dan waktu yang akan diumumkan kemudian. 


11. Setelah pembekalan, mahasiswa harus menyusun proposal kegiatan kelompok dengan jumlah anggota maksimal 5 orang (individu jika pada satu desa/nagari hanya terdapat 1 orang). 


12. Penyusunan proposal akan dibimbing secara daring oleh DPL. 


13. Proposal yang disusun harus melampirkan surat pernyataan masing-masing individu dan izin dari Wali Nagari/Kepala Desa/Lurah lokasi KKN Tematik.


Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Zulfis mengatakan alasan dalam satu kelompok KKN maksimal beranggotakan lima mahasiswa karena memperhatikan anjuran pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19. "Kita mematuhi aturan physical distancing seperti mencegah kerumunan orang banyak, oleh karena itu kelompok KKN kali ini maksimal beranggotakan lima orang saja," katanya. 


Lanjutnya, pembagian kelompok KKN ini akan dilakukan sesuai dengan domisili mahasiswa itu sekarang. "Bagi yang saat ini tidak berada di kampungnya, juga bisa memilih tempat KKN di tempat ia berada sekarang," jelasnya. 


"Nanti pihak kampus akan cek kembali tempat KKN mahasiswa tersebut, jika ada mahasiswa yang di nagarinya hanya seorang diri, ia bisa mengadakan KKN di nagari mahasiswa lainnya, dengan catatan dekat dengan nagari asal dan telah mendapatkan izin dari kepala daerah setempat, atau bisa menggelar KKN secara mandiri," sambungnya. 


Zulfis meminta kepada calon peserta KKN agar mengisi persyaratan KKN dengan cermat dan tepat, serta tidak merekayasa data. "Jika ada mahasiswa yang menyalahi aturan pendaftaran, mereka akan diberikan sanksi atau bisa digagalkan untuk mengikuti KKN tahun ini," sebut Zulfis kepada wartawan suarakampus.com, Senin (08/06).


"Semoga KKN tahun ini berjalan dengan baik dan mahasiswa mampu berperan aktif di tengah masyarakat, seperti mampu mengadakan sosialisasi belajar online bagi pelajar masyarakat setempat," harapnya. 



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code:  



Suarakampus