Berita Salingka Kampus


Keputusan Kemenag Terkait Keringanan UKT Menuai Kritikan dari Sejumlah Mahasiswa

Salingka Kampus | Rabu, 17/06/2020 15:02 WIB | Yossi Yusra (Mg)

Suarakampus.com- Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia No 515 tahun 2020 tentang keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri yang terdampak Covid-19, menuai kritikan dan perbicangan di kalangan mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang yang merupakan salah satu PTKIN di Indonesia.


Pasalnya di dalam surat tersebut dijelaskan penurunan UKT yang diberikan bukan untuk seluruh mahasiswa akan tetapi untuk kondisi tertentu saja dengan menunjukkan kelengkapan bukti yang sah terkait status orang tua atau wali dari mahasiswa yang: 

1. Meningal dunia.

2. Pemutusan hubungan kerja.

3. Kerugian usaha atau dinyatakan pailit.

4. Mengalami penutupan usaha.

5. Menurunnya pendapatan yang signifikan.


Keputusan itu membuat mahasiswa UIN IB Padang merasa keberatan. Hal ini disampaikan Laetif, ia menuturkan semua orang tua mahasiswa tertimpa dampak Covid-19 baik itu pedagang atau pekerja kantoran. "Kalau pedagang pendapatannya turun drastis sedangkan pekerja kantoran terjadi Pemutusan Hubungan Kerja akibat pandemi ini," sampainya saat diwawancarai wartawan suarakampus.com.


Lain hal dengan Yaesmita yang mengatakan penurunan UKT seharusnya untuk seluruh mahasiswa bukan hanya sebagian saja. "Kalau memang ada niat untuk menolong jangan setengah-setengah mending tidak usah sama sekali,” tuturnya.


Sementara itu Yeni mengatakan pandemi berdampak pada seluruh masyarakat bukan hanya pada masyarakat yang petani atau pedagang saja. "Saya berharap Rektor UIN IB mempertimbangkan lagi keputusan Menteri Agama yang hanya menguntungkan sebelah pihak," terangnya. 


Terkait hal ini Septi Wanda, selaku Presiden Mahasiswa (Presma) menuturkan, pihaknya akan menyampaikan kepada pimpinan kampus untuk meminta Surat Edaran (SE) dari kampus UIN IB. "Untuk mendapatkan kepastian yang jelas nantinya kita akan meminta SE dari pimpinan kampus," terangnya. 


"Insyaallah kami akan minta audiensi kepada pimpinan kampus bersama dengan kawan-kawan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) selingkup UIN IB minggu ini,” tutup Presma UIN IB Padang itu. (Saa) 



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code:  



Suarakampus