Berita Salingka Kampus


UIN IB Tak Sanggup Potong UKT Lebih Dari 10 Persen

Salingka Kampus | Jumat, 26/06/2020 00:11 WIB | Ahmad Fernanda, Firga (Mg)

Suarakampus.com-Sebelumya mahasiswa sempat menuntut agar UKT dikurangi 30 persen saat lakukan audiensi bersama pimpinan kampus, namun Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang tidak mampu potong UKT melebihi dari 10 persen. Hal itu dikarenakan kondisi keuangan yang tidak memadai.

 

“Memberikan keringanan 10 persen saja dananya bisa mencapai Rp 3 miliyar, maka untuk keluarga yang tidak terkena dampak tidak perlu  diberikan pengurangan UKT,” kata Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Ikhwan Matondang kepada wartawan suarakampus.com, Kamis (25/06).

 

Ia melanjutkan, rata-rata Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIN) hanya mampu memberi potongan UKT sebesar 10 persen. “Kecuali IAIN Sorong yang memberikan potongan 30 persen untuk mahasiswa yang UKT nya melebihi satu juta,” katanya.

 

Selain itu, ia mengatakan bahwa kampus akan membantu mahasiswa  melalui kerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), BUMN, dan pihak lainnya. “Kampus telah memberikan bantuan sesuai kemampuan dan kewenangan yang ada,” katanya.

 

Meskipun hanya dikurangi 10 persen, Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Rudi Syahputra tetap merasa bersyukur. “UKT juga bisa dibayar secara berangur-angsur,” katanya.

 

Sementara itu, Mahasiswi Fakultas Syari’ah, Mutia Tanjung mengeluhkan pemotongan UKT yang tidak sesuai dengan keadaan perekonomian yang dialaminya di masa pandemi ini. Bahkan ia berharap kampus memberi potongan UKT 50 persen.

 

“Uang kontrakan tetap dibayar seperti biasa, kuliah online juga harus menyediakan kuota, ada baiknya kampus ikut andil dalam memberikan keringanan pada seluruh mahaiswa,” pungkasnya. (Ndt)



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code:  



Suarakampus