Berita Kab. 50 Kota


Angkat Isu UKT, Mahasiswa Mudiak Akan Usung Aksi Panggung Seni

Kab. 50 Kota | Kamis, 09/07/2020 22:12 WIB | Rinta (Mg)

Angkat Isu UKT, Mahasiswa Mudiak Akan Usung Aksi Panggung Seni

 

Suarakampus.com-Angkat isu keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT), sejumlah mahasiswa di kawasan Mudiak, Kabupaten Lima Puluh Kota lakukan konsolidasi seruan aksi. Konsolidasi yang dilakukan di halaman SMAN 1 Kecamatan Suliki tersebut dihadiri oleh berbagai mahasiswa/i  se- Indonesia yang berasal dari kawasan Mudiak.  
Dari hasil konsolidasi tersebut disepakati untuk melakukan aksi di di Tugu Pasar Limbanang pada Kamis (16/07) mendatang. Berbeda dengan aski pada biasanya, aksi yang digagas kali ini akan menggunakan seni sebagai sarana dalam mengemukakan aspirasi.
"Aksi ini bertujuan supaya masyarakat mengetahui keresahan yang dialami mahasiswa terkait keringanan UKT agar nantinya dapat tersampaikan ke pemerintah," kata salah seorang penggagas aksi Tri Parlan Saputra saat membuka rapat, Rabu (09/07).
Ia melanjutkan, konsep dari aksi panggung seni ini yaitu menyuarakan aspirasi melalui seni, seperti puisi, orasi, dan nyanyian. Juga akan dilakukan aksi penggalangan dana untuk membantu mahasiswa/i Mudiak yang kesulitan membayar UKT.
Selain itu, peserta aksi nantinya akan meminta pemerintah setempat agar menyediakan lokasi free internet bagi pelajar dan mahasiswa. "Kami juga akan menuntut Wali Nagari agar membuat lokasi free internet," pungkasnya.

Suarakampus.com-Angkat isu keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT), sejumlah mahasiswa di kawasan Mudiak, Kabupaten Lima Puluh Kota lakukan konsolidasi seruan aksi. Konsolidasi yang dilakukan di halaman SMAN 1 Kecamatan Suliki tersebut dihadiri oleh berbagai mahasiswa/i  se- Indonesia yang berasal dari kawasan Mudiak.

  
Dari hasil konsolidasi tersebut, disepakati untuk melakukan aksi di di Tugu Pasar Limbanang pada Kamis (16/07) mendatang. Berbeda dengan aksi pada biasanya, aksi yang digagas kali ini akan menggunakan seni sebagai sarana dalam mengemukakan aspirasi.


"Aksi ini bertujuan supaya masyarakat mengetahui keresahan yang dialami mahasiswa terkait keringanan UKT agar nantinya dapat tersampaikan ke pemerintah," kata salah seorang penggagas aksi Tri Parlan Saputra saat membuka rapat, Rabu (09/07).


Ia melanjutkan, konsep dari aksi panggung seni ini yaitu menyuarakan aspirasi melalui seni, seperti puisi, orasi, dan nyanyian. Juga nantinya akan dilakukan aksi penggalangan dana untuk membantu mahasiswa/i Mudiak yang kesulitan membayar UKT.


Selain itu, peserta aksi nantinya akan meminta pemerintah setempat agar menyediakan lokasi free internet bagi pelajar dan mahasiswa. "Kami juga akan menuntut Wali Nagari agar membuat lokasi free internet," pungkasnya. (Ndt)

 



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code:  



Suarakampus