Berita Kota Padang


Warga Sekitar Kampus Berbuka dalam Gelap

Kota Padang | Selasa, 24/08/2010 02:10 WIB | Andri El Faruqi

 

Berbagai ungkapan kekecewaan dilontarkan warga Kota Padang kepada PLN sebelum masuknya waktu berbuka puasa, Sabtu (21/8/2010). Warga kecewa karena listrik padam, hanya sekitar 3 menit jelang berbuka di sebagian kawasan di kota ini. Salah satu daerah yang jaringan listriknya mati adalah kawasan Kelurahan Anduring
Akibatnya warga di sekitar kampus IAIN Imam Bonjol Padang berbuka puasa dalam kegelapan, karena banyak di antara masyarakat tidak memiliki alat penerangan alternatif seperti lilin. Begitu pula warga yang menunaikan shalat magrib, baik di rumah maupun di masjid dan mushalla.
Petugas Humas PLN WIlayah Sumbar Asep mengaku belum mendapat informasi terkait penyebab matinya listrik. "Informasi sementara, ada gangguan di pembangkit," ujar Asep via pesan singkat beberapa saat lalu.
Namun dia belum bisa menjelaskan lokasi pembangkit dan jenis gangguan yang dialami pembangkit. "Nanti saya beritahu lagi informasi selanjutnya," tambah Asep

Berbagai ungkapan kekecewaan dilontarkan warga Kota Padang kepada PLN sebelum masuknya waktu berbuka puasa, Sabtu (21/8/2010). Warga kecewa karena listrik padam, hanya sekitar 3 menit jelang berbuka di sebagian kawasan di kota ini. Salah satu daerah yang jaringan listriknya mati adalah kawasan Kelurahan Anduring.


Akibatnya warga di sekitar kampus IAIN Imam Bonjol Padang berbuka puasa dalam kegelapan, karena banyak di antara masyarakat tidak memiliki alat penerangan alternatif seperti lilin. Begitu pula warga yang menunaikan shalat magrib, baik di rumah maupun di masjid dan mushalla.


Petugas Humas PLN WIlayah Sumbar Asep mengaku belum mendapat informasi terkait penyebab matinya listrik. "Informasi sementara, ada gangguan di pembangkit," ujar Asep via pesan singkat beberapa saat lalu.


Namun dia belum bisa menjelaskan lokasi pembangkit dan jenis gangguan yang dialami pembangkit. "Nanti saya beritahu lagi informasi selanjutnya," tambah Asep



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code:  



• Berita Terkait