Berita Salingka Kampus


Ismail: Skenario Bush Dibalik Tragedi 911

Salingka Kampus | Minggu, 11/10/2010 15:27 WIB | Gita Jonelva-Yulis Setyawati

Perang melawan teroris di Indonesia ini terkait dengan kampanye the global of therorism yang dilakukan oleh Mantan Presiden Amerika Serikat George Bush, sesaat setelah tragedi 9 September 2001, yang menghancurkan Gedung WTC dan Penthagon. Ketika itu, Bush mengklaim Al-Qaida sebagai pelakunya.

 

Hal ini dikatakan Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia, Ir M Ismail Yusanto saat menjadi narasumber di Seminar Nasional Perang Terhadap Terorisme, yang diselenggarakan Gerakan Mahasiswa (Gema) Pembebasan IAIN IB Padang, di Gedung Serbaguna, Minggu (10/10/2010).

 

“Istilah teroris sering disalahartikan sebagian kalangan masyarakat. Lihat saja berita akhir-akhir ini, seperti perampokan di Medan yang pelakunya diklaim sebagai teroris. Tetapi kenyataannya kasus tersebur belum tuntas dan juga tidak jelas apakah pelakunya itu memang seorang teroris atau bukan,” ujar Ismail didepan 1000 peserta seminar tersebut.

 

Salah seorang penulis asal Amerika Jerry D.gary, dalam bukunya yang berjudul The Real Truth-Hard Evidence Exposed, mengungkapkan dengan jelas tentang tragedi yang juga dikenal dengan “Tragedy 911”.

 

“Inti dari buku tersebut, salah besar berita di dunia yang menyatakan bahwa pelaku tragedi tersebut adalah jaringan al-qaida itu,” ujar Juru Bicara HTI tersebut.

 

Dalam buku tersebut, juga ditulis tentang keanehan-keanehan saat terjadinya tragedi WTC, diantaranya CNN (Kantor Berita AS) yang dapat merekam dan menyiarkan secara secara langsung peristiwa itu. Sedangkan, jurnalis asal AS, Dave Von Kleist menyatakan sebuah berita dapat disiarkan secara langsung kepada publik 20 menit setelah peristiwa terjadi.

 

Menurut Ismai, disinilah keanehanya, pihak CNN mengklaim dapat menyiarkan secara langsung peristiwa tersebut. Berarti pihak CNN mendapat instruksi dari pihak yang berkepentingan di Negara AS itu.

 

“Kayaknnya, ada indikasi keterlibatan pejabat negara tersebut dalam peristiwa ini. Membuat skenario untuk menjatuhkan citra islam di mata dunia ini.” ungkap Ismail Yusanto.

 

Sehingga, semua peristiwa dunia yang meyangkut kejahatan-kejahatan internasional selalu disangkutpautkan dengan teroris yang berkedok agama Islam. Lalu, kata Islamil, bagaimana dengan Bush yang meluluhlantakkan Irak, Palestina dan Afganistan, apakah bukan teroris?. Itu semua sudah terjawab karena faktanya sampai saat ini Bush tidak mendapat hukuman sama sekali hingga detik ini.



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code:  



• Berita Terkait