Life Style Pernak - Pernik


Wanita Memilih Behel Keramik

Senin, 07/05/2012 12:16 WIB | Evi Candra

Di indonesia  penggunaan kawat gigi (behel) baru dimulai pada 1980-an dan semakin popular pada awal 2000-an hingga sekarang. Jika ditinjau dari asal mulanya, kawat gigi pertama kali ditemukan pada sebuah fosil, di mana gigi tersebut terkait sebuah kawat. Tetapi kawat ini sebenarnya tidak digunakan untuk merapihkan, tetapi untuk mengikat gigi yang goyang.

 

Artinya, mengenakan behel tidak lagi menjadi aneh di semua lapisan masayarakat. Baik usia tua, muda, bahkan dikalangan anak-anak.

 

Tapi sebelum memutuskan mengenakan behel,  ada beberapa hal yang perlu anda ketahui. Seperti dilansir vivanews.com, senin (07/05-2012).

Pertama, siapkan dana sekitar 9 hingga 10 juta untuk behel  berbahan metal, dan 15 – 17 juta untuk behel berbahan keramik.

 

Masing-masing bahan memiliki kelebihan dan kekurangannya.  Behel berbahan metal dipilih untuk kualitasnya yang dinilai lebih baik, lebih kuat serta bisa mengatasi kasus yang termasuk berat sekalipun. Harganya pun lebih murah. Tapi dari segi estetika memang agak kurang disukai, karena warna metal yang menempel  di gigi seringkali dinilai mengurangi kecantikan wajah.

 

Banyak wanita yang lebih memilih mengenakan behel berbahan keramik dibanding metal, meski harganya lebih mahal. Behel berbahan keramik warnanya hampir sewarna gigi sehingga nampak lebih sedap dipandang bila tersenyum.

 

Sebetulnya ada satu jenis behel lagi, yaitu berbahan porselen, tapi jarang digunakan karena mudah ternoda oleh warna makanan. Lagipula secara fungsi estetika, mirip dengan  behel berbahan keramik yang lebih elegan dikenakan.




• Pernak - Pernik Terkait