Opini


Mahasiswa dalam Tempurung

Selasa, 12/12/2017 15:39 WIB | Oleh : Fitrah Al Siddiq

Tiga tahun sudah tidak ada Dewan Mahasiswa (Dema) di Universitas ini, kita tidak memedulikannya. Mereka pun terlalu berpolemik ketika mengurusnya kembali. Intinya kita dan mereka sama, sama-sama terbiasa tanpa ada lembaga mahasiswa tertinggi. 


+ opini selengkapnya

 

"Setuju" dengan Donald Trump

Jumat, 08/12/2017 20:32 WIB | Oleh : Naufal Ash Siddiq

Yarusalem adalah kota tua yang sangat suci, kota ini dianggap keramat oleh tiga agama yaitu Kristen, Islam, dan Yahudi. Agama, dalam ilmu filsafat agama terletak paling bawah, Karena segala sesuatu yang berkaitan dengan agama adalah hal yang  sangat sensitif dan cendrung mengakibatkan perpecahan antar sesama manusia, orang rela mati demi agama.


+ opini selengkapnya

 

Kiri Itu Seksi

Rabu, 15/11/2017 13:18 WIB | Oleh : Naufal Ash Siddiq

10 November lalu bertepatan dengan hari pahlawan, tirto.id mengeluarkan sebuah artikel yang berjudul “Tokoh PKI dan Orang Kiri yang Jadi Pahlawan Nasional,” kedua tokoh tersebut adalah Tan Malaka dan Alimin. Siapa yang tak kenal Tan Malaka, pendiri partai Musyawarah Rakyat Banyak (Murba) itu adalah seorang pemuda minang yang sangat dihormati oleh Ir Soekarno, Soekarno pernah mengatakan. “Apa bila bukan saya maka Tan yang jadi presiden,” tutur pria beristri sembilan tersebut membuktikan bahwa pemikiran Tan punya pengaruh kuat untuk memerdekakan Indonesia, tapi semua adidaya pemikiran seorang Tan tersebut seakan tak berguna di mata masyarakat sekarang hanya karanya beliau adalah seorang komunis.


+ opini selengkapnya

 

Kembalikan Eksistensi Adat Minangkabau

Kamis, 02/11/2017 07:50 WIB | Oleh : Muhammad Iqbal

Sumatera Barat atau yang lebih sering dikenal dengan Ranah Minang merupakan daerah yang memiliki filosofi dan peranan adat yang sangat kuat. Ranah Minang memiliki mayoritas masyarakatnya beragama Islam dan memiliki keyakinan terhadap adat yang kental sehingga masyarakat Minangkabau sejak dulu selalu menjujung tinggi nilai keislaman dan kebudayaan.


+ opini selengkapnya

 

ISDU: UKM Kerohanian anak Deakin University

Sabtu, 07/10/2017 16:07 WIB | Oleh : Nofel Nofiadri (Mahasiswa Ph.D Deakin University/Dosen UIN Padang

 Sore itu, Deakin University kampus Burwood tidak begitu ramai, malah sepi. Kali pertama saya datang ke kampus itu memang di masa liburan kuliah jadi yang terlihat hanya beberapa orang saja. Pertama-tama saya dibawa ke kantor mahasiswa S3 (di sini disebut work space) yang berupa satu unit komputer dan sebuah rak buku kecil. Masing-masing mahasiswa diberi satu work space. Setelah itu saya dibawa mengunjungi perpustakaan kampus yang tidak begitu besar namun bersih dan modern. Pada masa itu masih musim panas dan waktu Ashar masuk pukul 17:23 sedangkan Magrib sekitar jam setengah Sembilan malam. Saya diajak sholat berjamaah oleh dua orang kawan, keduanya juga dari Padang, di mesjid kampus. Ternyata Deakin University menyediakan sebuah lantai dalam sebuah gedung yang disebut dengan Faith Space atau tempat ibadah.


+ opini selengkapnya