Opini


Islam dan Negara

Kamis, 15/02/2018 20:59 WIB | Oleh : Syamsuar Syam

Negara adalah organisasi bangsa untuk mencapai tujuannya. Jadi negara itu bukanlah tujuan melainkan alat, terutama bagi umat Islam. Bagi umat Islam, negara adalah alat untuk merealisasikan kedudukannya sebagai abdi Allah dan mengaktualisasikan fungsinya sebagai khalifah Allah. Untuk mencapai keridhaan-Nya, kesejahteraan dunia dan akhirat, serta menjadi rahmat bagi seluruh alam. Dengan demikian tidak ada pemisahan antara agama dan negara, karena negara merupakan alat seorang muslim untuk mencapai tujuannya, yaitu kebahagiaan dunia dan akhirat dalam ridha-Nya ini tentu saja dapat dicapai hanya dengan mengamalkan ajaran-Nya. Kekuasaan tertinggi terhadap seluruh alam dan hukum hanya ada pada Allah, Tuhan seru Sekalian Alam.


+ opini selengkapnya

 

Kaum Intelektual Harus Berpikir dan Bersikap Intelek

Senin, 29/01/2018 15:43 WIB | Oleh : Zulfaizah Fitri

Jika kita Flashback  pada perjuangan mahasiswa era’98, muncul dalam benak kita empat tokoh muda seperti  Elang Mulya lesmana, Heri hertanto, Hafidin Royan dan Hendriawan Sie,  mereka gugur sebagai pahlawan dalam menyampaikan aspirasinya untuk meruntuhkan rezim orde baru yang ditunggangi praktik Korupsi Kolusi Nepotisme. 


+ opini selengkapnya

 

Mahasiswa dalam Tempurung

Selasa, 12/12/2017 15:39 WIB | Oleh : Fitrah Al Siddiq

Tiga tahun sudah tidak ada Dewan Mahasiswa (Dema) di Universitas ini, kita tidak memedulikannya. Mereka pun terlalu berpolemik ketika mengurusnya kembali. Intinya kita dan mereka sama, sama-sama terbiasa tanpa ada lembaga mahasiswa tertinggi. 


+ opini selengkapnya

 

"Setuju" dengan Donald Trump

Jumat, 08/12/2017 20:32 WIB | Oleh : Naufal Ash Siddiq

Yarusalem adalah kota tua yang sangat suci, kota ini dianggap keramat oleh tiga agama yaitu Kristen, Islam, dan Yahudi. Agama, dalam ilmu filsafat agama terletak paling bawah, Karena segala sesuatu yang berkaitan dengan agama adalah hal yang  sangat sensitif dan cendrung mengakibatkan perpecahan antar sesama manusia, orang rela mati demi agama.


+ opini selengkapnya

 

Kiri Itu Seksi

Rabu, 15/11/2017 13:18 WIB | Oleh : Naufal Ash Siddiq

10 November lalu bertepatan dengan hari pahlawan, tirto.id mengeluarkan sebuah artikel yang berjudul “Tokoh PKI dan Orang Kiri yang Jadi Pahlawan Nasional,” kedua tokoh tersebut adalah Tan Malaka dan Alimin. Siapa yang tak kenal Tan Malaka, pendiri partai Musyawarah Rakyat Banyak (Murba) itu adalah seorang pemuda minang yang sangat dihormati oleh Ir Soekarno, Soekarno pernah mengatakan. “Apa bila bukan saya maka Tan yang jadi presiden,” tutur pria beristri sembilan tersebut membuktikan bahwa pemikiran Tan punya pengaruh kuat untuk memerdekakan Indonesia, tapi semua adidaya pemikiran seorang Tan tersebut seakan tak berguna di mata masyarakat sekarang hanya karanya beliau adalah seorang komunis.


+ opini selengkapnya