Opini


Konflik Tanah Papua: Pemerintah Wajib Mengedepankan Diskusi ketimbang Tindakan Represif

Senin, 02/09/2019 21:25 WIB | Oleh : Nandito Putra

Akhir-akhir ini konflik Papua semakin rumit. Pemerintah dituntut untuk berkomitmen menyelesaikan masalah ini secepat mungkin, jangan sampai pemerintah abai dan menganggap masalah Papua adalah konflik biasa. Sampai saat ini belum terlihat solusi dan langkah konkret dari pemerintahan Jokowi mengenai konflik berkepanjangan ini. Masalah Papua bagaikan duri dalam daging bagi Indonesia yang menuntut untuk dibawa ke meja perundingan dengan menyadari bahwa masalah ini adalah masalah bersama sebagai satu bangsa.


+ opini selengkapnya

 

Mempersoalkan Ghirah Mahasiswa dalam Tatanan Dunia Intelektual

Senin, 02/09/2019 19:22 WIB | Oleh : Daniel Osckardo (Mahasiswa Jurusan Hukum Tata Negara)

Sejatinya kampus berfungsi untuk menciptakan calon-calon cendekiawan, intelektual, dan pemimpin di masa depan yang mempunyai keahlian di bidang tertentu. Namun saat ini kampus tidak lebih dari sekedar tempat berkumpul dan menghabiskan waktu luang. Ini karena kampus gagal menciptakan sebuah situasi dimana nalar di asah untuk kritis. Alih-alih untuk hal seperti itu,tampaknya kampus sekarang lebih menekankan penyatuan persepsi. Dan hal ini berdampak pada jebolan-jebolannya. Banyak yang bahkan tidak paham dengan bidangnya masing-masing. Tentu di luar kampus yang mempunyai otoritas dalam mengambil kebijakan untuk menentukan arahnya juga disebabkan oleh masing-masing mahasiswa itu sendiri.


+ opini selengkapnya

 

Rusak Bangsa oleh Laku

Sabtu, 31/08/2019 23:51 WIB | Oleh : Muhammad Iqbal (Mahasiswa Tadris Fisika UIN Imam Bonjo, Padang)

Peribahasa itu perlu dijadikan pedoman bagi warga Indonesia, bagaimana arah dan bentuk negara ini kedepannya. Rusak bangsa oleh laku dapat diartikan sebagai perilaku buruk yang bisa merusak bangsa. Merusak bangsa di sini penulis maksudkan adalah tindakan korupsi yang mampu merusak bangsa Indonesia. Bahkan negara maju pun bisa rusak dengan korupsi dan pengelolaan uang negara yang kurang baik.


+ opini selengkapnya

 

KPI Pusat 2019-2022, akankah Lebih Berintegritas?

Selasa, 23/07/2019 20:42 WIB | Oleh : Iko Juhansyah

Dunia penyiaran merupakan Instrumen penting dalam kehidupan masyarakat dan pembentukan karakter anak bangsa. Maka sangat diperlukan kualitas dari penyiaran televisi dan radio baik lembaga penyiaran publik, swasta, komunitas dan berlangganan yang ada di Indonesia. 


+ opini selengkapnya

 

Rekonsiliasi dan Narasi Politik

Senin, 14/07/2019 19:12 WIB | Oleh : Iko Juhansyah

Momen yang sangat di tunggu-tunggu oleh banyak masyarakat Indonesia pasca pemilihan presiden sudah dilakukan oleh dua negarawan pada Sabtu (13/07) lalu. Rujuk Politik yang diharapkan selama ini sudah terwujudkan. Peristiwa ini disebut dengan rekonsiliasi. Tentu ini menjadi angin segar setelah panasnya suhu politik di Indonesia saat ini, apalagi banyak disaksikan oleh masyarakat baik secara langsung atau melalui media dan video-video yang tersebar di berbagai sosial media. Keputusan untuk bertemu dan merajut kembali persahabatan dua tokoh tersebut seharusanya menjadi contoh dan bukti bahwa inilah kedewasaan politik Indonesia. Namun di sisi lain tentu keputusan itu tidaklah dapat menyenangkan semua rakyat Indonesia. Pasti masih ada banyak oknum dan pihak yang tidak sependapat dengan Rekonsiliasi tersebut. Hal ini wajar-wajar saja karena pemulihan pasca kontestasi politik memang membutuhkan waktu yang tidak sebentar.


+ opini selengkapnya