Opini › Feature


Selamatkan Ekosistem Laut

Kamis, 27/12/2018 16:23 WIB | Oleh : Neni Cahnia

Kesadaran manusia semakin berkurang dengan lingkungan sekitar. Hal ini besar kemungkinan karena teknologi yang semakin maju yang membuat sebagian besar orang-orang lebih antusias menggunakan teknologi dan menjadi orang yang apatis terhadap lingkungannya sendiri. Sebut saja sekarang gadget  yang banyak berpengaruh pada tingkat kepedulian lingkungan sekitar, membuat sebagian besar orang-orang merasa lingkungan tidak lagi penting.


Dalam hal ini, Unit Kegiatan Mahasiswa Teater UIN Imam Bonjol Padang mengangkat sebuah pementasan yang berjudul “Tua” yang bertemakan Alam. Pementasan yang di gelar pada Sabtu,22 Desember 2018, pukul 19.30 wib bertempat di Aula Mansur Dt.Nagari Basa. Pementasan tersebut menceritakan masyarakat yang sudah tua yang tinggal di pesisir pantai yang mayoritas pekerjaannya ialah sebagai nelayan yang tidak peduli dengan keadaan pantai yang tercemar.


Di ceritakan dalam pementasan tersebut sepasang suami istri yang telah lanjut usia dan tidak mempunyai anak. Suami hanya bekerja sebagai nelayan dan merasa sudah membahagiakan sang istri. Setiap hari mereka selalu berdebat mengenai keadaan hidup mereka, seperti perekonomian dan terpaku membahas tentang masa lalu mereka.


Kemudian datang seorang wanita tua menghampiri sepasang suami istri tersebut, wanita tua itu bermaksud untuk menyadarkan mereka akan lingkungan sekitar terutama pada pantai yang sudah tidak elok di pandang karena semakin banyaknya sampah akibat ulah manusia yang tidak bertanggungjawab dengan semena-mena membuang sampah di pantai. Namun, suami istri itu tidak peduli dengan perkataan wanita tua itu.


Selanjutnya, wanita tua itu tetap bersikeras untuk mengajak suami istri menuju pantai yang tercemar dengan berbagai  paparan mengenai kritisnya lingkungan sekitar. Melihat ajakan wanita tua itu sang istri seakan sadar dan timbul keinginan untuk menerima ajakan wanita tua itu lalu beranjak dari tempat duduknya lalu suami istri mengunjungi pantai bersama wanita tua itu untuk mengetahui separah apa keadaan pantai sekarang dibanding dahulu.


Keadaan pantai yang  sangat jauh berbeda ketika mereka muda dahulu dimana keadaan pantai masih asri banyak pengunjung datang baik dari dalam daerah maupun luar daerah, hal ini akan menjadi suatu kebanggaan sendiri bagi pribumi melihat banyak pariwisata yang menikmati destinasi wisata di daerahnya.

Namun, sekarang seakan semuanya tidur tidak ada yang peduli dengan pantai yang sudah menjadi pemandangan yang tidak mengenakan. Kebanyakan orang-orang sudah nyaman dengan dunianya masing-masing.


Rini Novianti selaku sutradara pementasan UKM Teater mengatakan,  manusia kebanyakan hanya memikirkan hal-hal pribadi saja, mereka menganggap lingkungan tidak penting untuk dibahas dan diperhatikan, padahal rusaknya ekosistem laut akan berdampak buruk bagi terumbu karang, bau tidak sedap, air laut tidak jernih. Manusia sekarang hanya meraup keuntungan tidak ada keinginan untuk memperbaiki kerusakan.


“Saya berharap setelah pementasan ini kita semua sadar akan lingkungan, bahwa ekosistem itu harus dijaga kita mempunyai dua maritim, dua pokok yang harus di jaga yaitu daratan dan lautan. Nah, pada lautan ini mata pencahariannya sebagai nelayan untuk itu bagaimana cara kita menjaga dan berterima kasih atas sumber daya laut ini sehingga kita bisa menikmatinya,” ujarnya


Oleh karena itu, Indonesia adalah salah salah satu negara dengan kekayaan alam. Sebagai orang Indonesia sudah menjadi kewajiban bagi kita sadar akan lingkungan sekitar, memanfaatkan teknologi untuk melakukan perubahan dan meningkatkan pembangunan daerah. Seperti melakukan gerakan bersih pantai dengan informasi yang disebarkan melalui gadget maka semua akan antusias mengikuti apa lagi disertai kegiatan yang bermanfaat lainnya.



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan feature ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code:  



• Feature Terkait