Opini › Feature


Pentingnya Peran Pohon dalam Kehidupan

Rabu, 18/09/2019 17:42 WIB | Oleh : Geva Nuansa Azzuri (Mg)

Manusia memerlukan oksigen untuk bernafas sebanyak 0,5 kg per hari. Jika saja dua anggota keluarga dalam satu rumah harus dinaungi satuh pohon yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Lalu bagaimana dengan fasilitas umum lainnya yang bahkan menampung banyak orang disekitarnya seperti halnya kampus, taman bermain, sekolah dan hal lain semacamnya. Tentu akan membutuhkan banyak pohon yang cukup besar agar manusia dapat menghirup oksigen dengan baik.


UIN Imam Bonjol Padang sudah memulai mengimplementasikan gerakan untuk menciptakan kegiatan peningkatan kebersihan, penghijauan dan keindahan lingkungan kampus. Hal ini bertujuan untuk melihat di mana tatanan edukasi ataupun kepedulian lingkungan itu tecermin dalam sikap dan perilaku yang rasional.


Sejarah penanaman pohon pertama kali dilakukan UIN IB terdapat pada masa Rektor Amir Syarifuddin ditujukan dalam rangka peringatan Hari Perdamaian Dunia pada 5 Juni 1986 yang ditanam di Kampung Lubuk Lintah Padang. Selanjutnya, dalam rangka Hari Lingkungan Hidup pada 5 Juni 1990 telah dilakukan gotong royong untuk mengupayakan kebersihan lingkungan melalui kerja sama dengan Dharma wanita Unit IAIN Imam Bonjol di Kampus I jalan Sudirman, serta dalam sejarahnya UIN IB juga melakukan penanaman 120 batang bibit pohon pelindung mahoni (Swittiana mahagoni)di Kampus Lubuk Lintah. Pohon ini mempunyai daya serap terhadap CO2 sebanyak 295,73 kg satu pohon per tahun, bibit pohon ini ditanam di lokasi pinggir jalan masuk kampus, di sekeliling lapangan (sekarang Gedung Serba Guna), kemudian jalan masuk kampus ke gedung Tarbiyah yang dibiayai melalui dana SPP mahasiswa pada saat itu.

 

Namun, kondisi pepohonan yang ditanam itu pada saat ini beberapa banyak sudah ditebang dikarenakan alasan pohon tersebut sudah tua atau bahkan sudah mulai mengganggu bangunan disekitar serta alasan penebangan pohon untuk membuat fasilitas di UIN seperti halnya tempat parkir. Seperti halnya pohon mahoni yang awal ditanam sebanyak 120 batang sekarang hanya tersisa sebanyak 52 batang.

 

Dosen Fakultas Adab dan Humaniora Raichul Amar yang merupakan penggiat lingkungan merasa sedih akibat penebangan pohon yang terjadi di lingkungan UIN IB ini, ia mengatakan penanaman pohon seharusnya lebih banyak ditanam. “ O2 yang dihasilkan pohon di UIN ini hanya bisa menampung sekitar 500 orang sedangkan mahasiswa yang ada di Kampus I UIN IB ini berjumlah 11.000 jiwa” Katanya.

 

Oleh karena itu, penanaman pohon sangat menguntungkan bagi  kelangsungan hidup manusia. Baik dari segi menghasilkan oksigen, pohon juga mampu memproduksi beberapa zat pencemaran udara, menahan laju air dan juga menyekat pemandangan yang kurang layak untuk dilihat. Oleh sebab itu, alangkah harusnya kita menjaga pohon atau pun semua yang ada di bumi ini, yang semata mata juga untuk kebutuhan kualitas hidup manusia.



Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan feature ini!

Nama : (*required)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*required)

Komentar : (*required)

Security Code:  



• Feature Terkait
Suarakampus