Opini › Feature


Menikmati Gurih Sala Kuliner Khas Pariaman

Jumat, 24/01/2014 21:17 WIB | Oleh : Eka Putri

Siapa yang tidak kenal dengan sala, Kuliner khas Sumatera Barat khususnya Pariaman itu. Makanan dengan rasa gurih dan harganya yang sesuai kantong bisa kita jumpai di sepanjang Pantai Gandoriah Pariaman. Jika berkunjung kesana sangat rugi jika melewati gurihnya sala tersebut.


+ feature selengkapnya

 

Nan Jombang Basalawat Dulang

Sabtu, 04/05/2013 09:36 WIB | Oleh : Evi Candra

Dentuman dari telapak tangan menabuh kuningan yang berdiameter 65 cm, membentuk tinggi rendahnya nada suara saling bertanya dan serang antar dua sanding (grup) Salawat Dulang, mengantarkan suasana riuh membahana. Ya itulah tepukan tangan pada dulang, yang dimainkan grup Bintang Harapan bertantangan dengan Gurun Sahara memecahkan sunyi Rimbo Tarok, Kuranji, Padang.


+ feature selengkapnya

 

Nursal Efendi: Mengikuti Jejak si Leher Beton

Senin, 25/03/2013 19:39 WIB | Oleh : Yogi Eka Saputra (Mg)

Bicara soal kesehatan banyak orang yang menjaga kesehatan dengan olahraga merupakan suatu hal yang tidak bisa  dipisahakan dalam dunia kesehatan. Banyak memilih olahraga tertentu dengan berbagai alasan, ada yang beralasan meningkatkan skill ada juga meningkatkan eksistensi.


+ feature selengkapnya

 

Rumahku Jangan Roboh

Kamis, 17/01/2013 17:12 WIB | Oleh : Muhammad Noli Hendra

Butuh usaha dan pengorbanan untuk mendirikan rumah ini, tujuh tahun merantau ke Malaysia, terpisah dengan kedua orangtua dan anak-anak, dan selama tujuh tahun itu saya tidak pulang ke kampung. Sekarang,rumah saya terancam roboh, akibat dari runtuhan tebing di sungai ini. Begitulah yang dilontarkan Olmawati yang usianya sekitar 29 thn, warga Koto Panjang Surantih, Koto Nan Tigo Selatan, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan.


+ feature selengkapnya

 

Ketika TKI Kita Diperkosa di Malaysia

Selasa, 13/11/2012 09:39 WIB | Oleh : Muhammad Ilham Fadli*

Ada pertanyaan yang terus bergelayut dalam benak saya: "Mengapa para TKI (baca:pahlawan devisa Indonesia), terkadang ditangkap karena faktor dokumen yang tidak lengkap, terkadang dihina, disakiti, diusir dan disabat (dirotan), namun mereka tetap betah di Malaysia untuk "berimprovisasi hidup" dan ingin kembali lagi ke negeri Hang Tuah ini, bila dipulangkan ke Indonesia?. Diantara banyak faktor yang menyebababkan hal di atas terjadi, faktor EKONOMI merupakan faktor super-signifikan. Namun, ada faktor-faktor "kecil" yang justru membuat para TKI tersebut menjadi "at-home" di Malaysia.


+ feature selengkapnya

 





Suarakampus