Opini


Melindungi Demokrasi

Rabu, 18/12/2019 14:26 WIB | Oleh : Kelvin Aryani (Mahasiswa Hukum Keluarga Islam UIN IB Padang)

Pemilu Mahasiswa Raya (Pemira) akan dilaksanakan sebentar lagi di kampus kita UIN Imam Bonjol Padang, tepatnya tanggal 19 desember 2019 mendatang. Terdapat perbedaan dalam penyelenggaraan Pemira kali ini, dahulunya pemira dilaksanakan oleh Senat Mahasiswa Universitas (SEMA U). Namun, di tahun 2019 ini Pemira dilangsungkan oleh Badang Pemilihan Umum Mahasiswa (BPUM). BPUM sendiri dibentuk pada akhir November dan telah resmi dilantik pada 03 Desember 2019.


+ opini selengkapnya

 

Golput dari Pemikiran Golput

Rabu, 18/12/2019 14:25 WIB | Oleh : Latif Purnomo (Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah UIN IB Padang)

Indonesia adalah negara yang besar dan kaya akan keanekaragaman. Dari Sabang sampai Merauke hidup rukun dan damai dalam bingkai Pancasila dengan Bineka Tunggal Ika-nya. Perlu seni dalam mengelola perbedaan yang melekat dalam diri Indoensia. Suara dan aspirasi rakyat tidak boleh dibendung dan dihentikan lagi, karena ini sudah bukan zamannya.


+ opini selengkapnya

 

Menolak Pemira, BPUM Tidak Netral

Rabu, 18/12/2019 00:02 WIB | Oleh : Muhammad Jalali (Mahasiswa Jurusan Jinayah Siyasah UIN IB Padang)

Sebentar lagi kampus UIN Imam Bonjol Padang akan menggelar kontestasi demokrasi. Eksekutif dan legislatif mahasiswa universitas yang dipilih secara langsung sebagai bentuk dari demokrasi. Badan Pemilihan Umum Mahasiswa (BPUM) yang baru saja didirikan dan dilantik oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja sama sebagai penyelenggara Pemilu Raya (Pemira) yang akan dilangsungkan pada 19 desember 2019 ini di kampus kita tercinta.


+ opini selengkapnya

 

Ucapan Terima Kasih dari Mesin Finger Print

Kamis, 12/12/2019 18:12 WIB | Oleh : Abdullah Khusairi

Suara siapakah yang mengucapkan terima kasih, ketika seseorang selesai mengulurkan jarinya ke mesin Finger Print itu? Pertanyaan ini tak berguna bagi kaum pragmatis, tetapi akan disambar kaum satiris. Bagi kaum pragmatis bersama saudaranya kaum realistis, pertanyaan serupa ini hanya menghabiskan waktu saja, jelas tak ada untungnya. Jika muncul pertanyaan ini, segeralah kubur dalam-dalam sebab bisa tumbuh menjadi lebih kritis. Itu membahayakan diri.

 


+ opini selengkapnya

 

Cegah Kemiskinan dengan Karya dan Kerja Nyata

Rabu, 11/12/2019 12:48 WIB | Oleh : Fauziah Azima

Dunia semakin cantik dan molek, dihiasi oleh perkembangan sains dan teknologi yang semakin canggih dan menarik. Tetapi permasalahan-permasalahan di dalam lini kehidupan termasuk di dalamnya masalah kemiskinan telah membuat otak menjadi kacau. Kemiskinan semakin mempersulit kehidupan dan menjerumuskan pada kebodohan dan keterbelakangan.

 


+ opini selengkapnya

 





Suarakampus