Opini


Tantangan Modernitas

Rabu, 09/11/2011 16:29 WIB | Oleh : Gita Jonelva

Hampir semua ahli memprediksi di Indonesia tidak akan lagi terjadi involusi (berputar-putar) kebudayaan, dan justru negara ini akan segera memasuki era yang berkebudayaan modern. Dengan kata lain, masyarakat sedang mengalami transisi dari masyarakat agraris tradisional ke arah industrial modern.


+ opini selengkapnya

 

Panji Dema Dalam Kampus

Senin, 31/10/2011 11:52 WIB | Oleh : Iftita Rahmi*

Segenap mahasiswa terkadang berkutat untuk memberikan tindakan nyata terhadap semua kebutuhan (yang terkadang diperTuhan). Kebutuhan pengakuan keberadaan, kebutuhan jabatan, kebutuhan pelayanan dan kebutuhan akan “kebutuhan” itu sendiri. Jika melihat sekilas ke belakang, para “sesepuh” cendikia dahulu harus banyak berbuat untuk sesama mereka, untuk institusi pendidikannya, dan untuk dunia “nyata” yang nanti akan memberdayakannya. Namun, perlu diperhatikan bagi mereka yang “terpilih” hendaknya juga meniru tanpa banyak berbicara, membual dan menebar retorika.


+ opini selengkapnya

 

Cerminan Gila Gelar

Rabu, 26/10/2011 21:08 WIB | Oleh : Yisri

Bincang tentang mahasiswa, agaknya selalu menarik lebih-lebih lagi yang berlabelkan agama. Bagaimana tidak, identitas diri mahasiswa terbangun oleh citra diri sebagai insan religius, insan akademis, insan sosial, dan insan mandiri. Konon, mahasiswa adalah pembuat perubahan, khususnya di Negara kita Indonesia. Hal itu dapat dibuktikan dengan peran mahasiswa dalam mewujudkan Negara  demokrasi, sehingga logis kalau bau Keringat mahasiswa mengandung aroma perjuangan.


+ opini selengkapnya

 

Harapan Baru Aktivis Kampus

Kamis, 20/10/2011 13:49 WIB | Oleh : Dodi Putra Chaniago*

IAIN Imam Bonjol baru saja mewisuda lulusannya angkatan ke II tahun 2011/2012. Seperti biasa, acara yang berlangsung pada hari sabtu 1 oktober 2011 itu penuh dengan suka cita dan merupakan hari yang bersejarah bagi para wisudawan dan wisudawati di kampus ini. 


+ opini selengkapnya

 

Perpolitikan Catur Kehidupan

Selasa, 18/10/2011 11:29 WIB | Oleh : Roly

Perjalanan hidup kadang seperti catur, sulit menjalankannya dan penuh teka-teki, diperlukan keberanian untuk malangkah dan berani untuk menerima resiko terhadap langkah yang telah ia tempuh. Orang yang mau bermain catur berarti ia telah mempunyai seribu taktik yang ada dalam benak dan pikirannya.


+ opini selengkapnya