Sastra Budaya › Puisi


Air Mata Qalbu

Sabtu, 13/10/2012 WIB | Oleh : Restu Mutiara Sari

Saatku menggapai bintang

Sayapku patah dihadang badai

Saatku meniti jembatan

Ragaku rapuh membelah sungai

 

Mutiaraku redup tanpa sisa

Hatiku hancur tiada tara

Bintangku hilang ditelan masa

Tinggal air mata mengenang duka

 

Harapan tiada berkesan

Putus asa menghampiri

Sedih berkuasa

Diriku lemah tak berdaya




• Puisi Terkait
Suarakampus