Sastra Budaya › Puisi


Aku dan Tuhan

Sabtu, 29/05/2010 WIB | Oleh : Arif*

Ssst,,, aku tengah mengintip Tuhan

lihatlah besi-besi itu

Tuhan menanamNya,

seperti membangun ka’bah

ia mencampakkan aku ke dalam

apa lagi itu?

gemuruh hujan menggigilkan tubuh

kakiku tak henti meronta hendak berlari

lihatlah

Tuhan menggelitik langkahku

tangan nan gagah menyulam mulutku

mataNya menyebar,

membiarkan aku liar

aku mulai sesak

dalam kelam legam

hei,,, aku tak sendiri

ada sebilah pisau

lihatlah

apa itu tidak konyol?

aku tengah menyayat tubuh

darah dan daging begitu murah

lihatlah hasil ulahku

aku merengek minta tolong

tak berkaki dan bertangan lagi

ini benar telah berakhir

tunggu! kau dengar sayup suara memanggil?

“sayang.” “sayang.”

keluar, keluarlah

bujuk Tuhanmu

Ia kehilangan kekasih

 

 

*aktif di teater imam bonjol




• Puisi Terkait
• Puisi Lainnya
Inca ..
Suarakampus