Sastra Budaya › Puisi


Malam Kain Sarung

Selasa, 30/06/2015 WIB | Oleh : Danul Gee

Terima kasih,

Kau telah menjiwaiku beberapa hari ini.

Memberi beberapa batang puisi dan petikan kata merah.

 

Terima kasih,

Harapanku sudah lenyap dimakan rayap

Tak mungkin kumenguras jam dinding

Dan hariku sudah lahap dimakan usia dengan sia-sia

Menunggu manisnya air matamu.

 

Di tengah malunya malam yang resah

Aku sinsingkan kehatian yang marah

Aku ikhlaskan amarah yang tak terjamah

Dan sisanya takkan pernah diikhlaskan “punah”




• Puisi Terkait