Sastra Budaya › Puisi


Sumpah dari Peranakkan

Kamis, 20/04/2017 WIB | Oleh : Miftah Alfauzi Jaf

Hai Tuan, apa kabar kamu yang tengah mencangkul beban?

Apa tak lelah menguras keringat untuk memberi makan Puan yang beranak pinak?

Apa lupa anak yang kau Pinak dari Puan sebelumnya?

 

Puan yang sekarang harus berganti tulang

Puan yang kau tinggalkan karena uang

Puan yang sedari dulu menyuci baju, menanak nasi dan menyediakan segala kala kau lelah bekerja.

 

Haha, Tuan lihatlah nanti sumpah dari pinak yang kau peranakkan.

Sumpah yang kau jadikan mereka tekad untuk tak menjadi Tuan yang menyerakahkan Puan.

Dan Sumpah dari bibit Puan yang kelak akan mensejahterakan.




• Puisi Terkait