Sastra Budaya › Puisi


Mata

Kamis, 15/11/2018 WIB | Oleh : Silvina fadhilah

 Meredalah

Duhai insan yang linglung tak karuan

Pasrahkan segalanya pada semesta

 

Merenunglah

Gundah takkan menggaduh

Jikalau tangan dan fikiran patuh

Engkau kira pedihmu tentang jarak luar biasa?

 

Ini tak sepadan tuan!

Sudah lah jangan kau kesahkan

Jikalau begitu, jika tahu dan peduli

Retak hamba lebih parah

Mencintai dikau yang jelas fatamorgana di depan mata. – le remplacer

Padang, November 2018




Banner Lima