Sastra Budaya › Essay


Perhatian Penuh Memicu Tingkat Kreativitas Pada Anak

Kamis, 12/12/2019 WIB | Oleh : Revani Haniva

Dalam kehidupan ini kreativitas sangat penting, karena kreativitas merupakan suatu kemampuan yang sangat berarti dalam usaha pemrosesan kehidupan manusia. Kreativitas juga diartikan sebagai suatu kognitif yang menghasilkan suatu pandangan yang baru mengenai suatu bentuk permasalahan dan tidak dibatasi pada hasil yang pragmatis (selalu dipandang menurut kegunaannya).


Menurut Harlock (1999 ; 47 ) bahwa kreativitas merupakan kemampuan atau cara berpikir seseorang untuk menciptakan atau menghasilkan sesuatu hal yang baru, berbeda, dan belum ada sebelumnya ataupun memperbaharui sesuatu yang sudah ada sebelumnya. Baik itu berupa suatu gagasan, ide, hasil karya serta respon dari situasi yang tidak terduga.


Perhatian dan dukungan dari orang tua juga sangat dibutuhkan guna untuk menunjang keberhasilan dalam kreativitas yang dilakukan oleh anak. Karena bagi anak support dari orang tua adalah penghargaan terbesar yang dirasakannya. Anak akan merasa seolah-olah dirinya telah melakukan sebuah hal yang besar atas kreatif yang ia lakukan pada saat itu.


Munandar (2004 ; 47) mengemukakan bahwasanya terdapat beberapa rumusan mengenai pengertian kreativitas sebagai berikut :

  1. Kreativitas adalah kemampuan anak untuk membuat kombinasi baru berdasarkan data, informasi, atau unsur-unsur yang ada.
  2. Kreativitas (berpikir kreatif atau berpikir divergen) adalah kemampuan berdasarkan data atau informasi yang tersedia menemukan banyak kemungkinan jawaban terhadap suatu masalah yang perkenaannya adalah kuantitas, ketepatgunaan, dan keragaman jawaban.
  3. Secara operasional kreativitas dapat dirumuskan sebagai kemampuan yang mencerminkan kelancaran, keluwesan, fleksibilitas dan originalitas dalam berfikir serta kemampuan untuk mengolaborasikan (mengembangkan, memperinci dan memperkaya) suatu gagasan.

Suatu karya kreatif sebagai hasil kreativitas yang dilakukan oleh anak dapat menimbulkan kepuasan tersendiri pada anak yang tak terhingga nilainya. Apalagi ditambah dengan dukungan dan perhatian penuh dari orang tuanya. Maka tidak salah lagi anak akan mendapatkan kebahagiaan yang tiada tandingnya. Kreativitas penting untuk mengembangkan bakat dan kemampuan anak dalam pengmbangan diri secara optimal. Anak akan mampu dengan percaya dirinyamengembangkan dan mempergunakan ide-ide brilian yang dimilikinya untuk menciptakan kreasi dan inovasi baru. Jika anak berhasil, hal ini tentu tidak jauh lagi dari adanya peran orang tua yang memberikan dukungan atas apa yang dilakukan anak agar dapat percayadiri dalam memunculkan kekreatifan yang terpendam dalam diri anak.


Namun, ada pula terdapat beberapa sikap orang tua yang tidak menunjang kreativitas anak seperti orang tua yang cenderung otoriter terhadap anak akan cenderung mengatakan pada anak bahwa  ia akan dihukum jika melakukan kesalahan, anak dituntut untuk tidak boleh melawan dan tidak boleh mempertanyakan keputusan orang tuanya. Terkadang orang tua yang bersikap seperti hal ini tentu tidak membolehkan anaknya bermain dengan anak dari keluarga yang berbeda pandangan, serta orang tua yang terlalu ketat mengawasi kegiatan anak dan orang tua yang kritis terhadap anak danmenolak gagasan anak dapat meredupkan rasa percaya diri yang ada dalam diri anak, juga akan memudarkan semangat kreativitasnya.


Orang tua memiliki peranan yang sangat utama dalam menunjang kreativitas anak, apalagi ketika anak di usia dini. Karena orang tua adalah orang terdekat dengan anak dan memiliki pengaruh besar dalam membentuk kepribadian dan karakter anak. Anak yang mendapat dorongan dan motivasi dari orang tuanya untuk mempertanyakan banyak hal tentang keadaan di sekitarnya dapat membuka cakrawala pengetahuan anak tentang suatu hal dapat menjadi terbuka dan luas. Banyak memberikan kesempatan pada anak untuk menentukan pilihan saat berkreasi dan memecahkan masalah maka anak tersebut terlihat dapat mengoptimalkan kreativitasnya dibandingkan orang tua yang enggan memberikan peluang kepada anaknya untuk berkreasi dan berinovasi. Pran orang tua yang dapat mengoptimalkan kreativitas anak selanjutnya yaitu orang tua yang memberikan waktu yang cukup untuk anaknya berpikir dan merenung serta berkhayal tentang sesuatu hal, untuk memunculkan ide-ide briliannya.


Sebagai orang tua hendaklah menghargai pendapat anak, memotivasi anak agar dapat mengumgkapkan gagasannya, dan mendengar segala cerita-cerita baru dari anak walaupun itu hanyalah sebatas khayalannya. Suasana rumah dan keluarga yang hangat dan penuh dukungan, suasana yang saling menghargai  dan kooperatif antara setiap anggota keluarga dapat mengoptimalkan perkembangan kreativitas anak.


Tri Rosana Yulianti, dalam penelitiannya mengungkapkan bahwasanya setiap anak memiliki potensi atau daya kreatif pada setiap pribadinya. Untuk dapat mengembangkan bakat kreatif yang ada pada diri anak maka harus diperlukan motivasi dari lingkungannya terutama orang tua sebagai pendidik yang pertama dan utama bagi seorang anak.


Maka pada dasarnya kunci penunjang agar anak dapat kreatif adalah jika orang tua mendukung, memberi kebebasan pada anak tentunya kebebasan yang terkontrol serta senantiasa memberikan penghargaan atau reward pada anak. Apapun itu hasil karya ciptanya sehingga dapat menumbuhkan rasa percaya dirinya, dan menjadi pribadi yang mandiri serta berani dalam melakukan segala aktivitas kreatif nya.




• Essay Terkait
Suarakampus