Pemerintah Gunakan Dana Wakaf untuk Infrastruktur, Begini Tanggapan Akademisi UIN IB

Badan Wakaf Indonesia (Foto: Baitulmaal Muamalat/bmm.or.id)

Suarakampus.com- Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tetapkan pemanfaatan dana wakaf tunai dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) untuk pembangunan infrastruktur. Penetapan tersebut menggunakan dana wakaf sebesar Rp597 miliar.

“Dana wakaf tunai telah digunakan untuk berbagai proyek pembangunan di Indonesia dan berpotensi besar dalam mengatasi kemiskinan serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” terang Sri Mulyani selaku Menkeu pada Peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU) yang disiarkan langsung melalui YouTube, Senin (25/01).

Menanggapi hal tersebut, Akademisi Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, Aulia Rahmat mengatakan, dana wakaf tunai digunakan untuk berbagai proyek pembangunan demi kepentingan masyarakat. “Secara pribadi saya setuju dengan kebijakan dari Kementrian Keuangan ini,” katanya saat diwawancarai wartawan suarakampus.com, Kamis (28/01).

Lanjutnya, secara normatif wakaf dapat diambil manfaatnya untuk pembangunan infrastruktur. “Jika terlaksana sesuai skema, seharusnya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Kemudian, Ketua Jurusan Hukum Tata Negara Fakultas Syariah UIN IB, Rahmat Hidayat mengungkapkan, penggunaan dana wakaf tunai untuk membangun infrastruktur dibolehkan jika untuk kebaikan. “Pada dasarnya harta wakaf diberikan untuk kebaikan dan sesuai dengan peruntukkannya ketika akad,” ungkapnya.

Kendati demikian, jika dana wakaf tunai digunakan untuk infrastruktur oleh pemerintah, maka hal itu adalah milik masyarakat. “Ketika diperuntukkan membangun infrastruktur bagi masyarakat, pemerintah tidak ada hak untuk menjual, menggadaikan atau melakukan peralihan hak lain,” terangnya.

“Dana wakaf itu adalah milik masyarakat jangan sampai korupsi atau dikomersilkan untuk kepentingan sepihak,” tutupnya. (gfr)

Wartawan: Hungri Somi Julta, Padhila Yusra

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Masyarakat 50 Kota Adukan Pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru ke Ombudsman

Next Post

Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Vaksinologi: Vaksin Aman untuk Direalisasikan

Related Posts
Total
0
Share