Rasa dan Waktu

Ilustrasi (sumber: Ummi Nadia/suarakampus.com)

Oleh: Graha Tanzila
(Mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam)

Lentera yang menyala redup
Menimbulkan sepi di hujung malam
Obrolan hangat yang terasa membuat selalu tertawa
Entah itu suka atau hanya pelipur lara semata?

Dimalam sunyi
Terdiam dan terenung akan langkah yang tertinggal
tak henti menciptakan ruang sendu yang berarti

Tertunduk diam dan mengucapkan segala doa
Untuk mewujudkan rasa syukur tentang dia yang bernyawa
Mungkinkah bayangnya bisa tergapai erat
Atau hanya sekedar lalu saja

Tangis dan bahagia membawa rasa ingin tetap bersama
Walau raga telah tiada
Jika benar kehidupan selanjutnya ada
Marilah bersama menciptakan senang dan bahagia
Di waktu yang tepat dengan rasa yang sama

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Akhir yang Tandus

Next Post

Hanya Sebatas Kagum

Related Posts
Total
0
Share
410 Gone

410 Gone


openresty